Sosialisasi Hasil P3G, FIK UI Paparkan Profil Masalah Kesehatan 108 Lansia ke Puskesmas Abadijaya

SINARPAGINEWS.COM DEPOK, – 18 Agustus 2026. Program Studi Pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) menggelar kegiatan sosialisasi hasil Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri (P3G) kepada Puskesmas Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari rangkaian pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan terhadap 108 lansia di RW 02, RW 06, dan RW 07 Kelurahan Cisalak sepanjang Juli 2026, sekaligus merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 Tahun 2015 yang mengamanatkan pelayanan lansia di Puskesmas didasarkan pada hasil P3G.

Mayoritas lansia yang dikaji berusia lanjut awal dengan dominasi perempuan, dan berasal dari latar belakang suku yang beragam, mencerminkan karakteristik demografi khas wilayah perkotaan Depok. Hasil pengkajian menunjukkan tiga temuan utama yang perlu menjadi perhatian. Pertama, hipertensi teridentifikasi sebagai masalah kesehatan tidak menular yang paling banyak dijumpai di antara para lansia. Kedua, dari sisi status nutrisi, sebagian besar lansia berada pada kategori berat badan berlebih hingga obesitas. Ketiga, hasil pengukuran kekuatan otot menunjukkan adanya kelemahan pada ekstremitas bawah di setiap RW yang mengindikasikan risiko jatuh. Sementara itu, status fungsional dan kognitif lansia secara umum masih tergolong baik, dengan dukungan keluarga yang juga tergolong memadai—meski lansia yang tinggal sendiri diketahui cenderung memiliki kepatuhan minum obat antihipertensi yang lebih rendah dibanding yang tinggal bersama keluarga.

Berdasarkan temuan tersebut, tim pengabdian masyarakat menetapkan tiga prioritas tindak lanjut bagi Puskesmas Abadijaya: pengendalian penyakit tidak menular (hipertensi dan obesitas) melalui manajemen nutrisi, latihan fisik, dan terapi farmakologi; peningkatan kemandirian melalui penguatan otot untuk mencegah risiko jatuh; serta peningkatan fungsi kognitif melalui edukasi keluarga dan stimulasi kognitif kelompok.

“Tujuan akhir P3G bukan sekadar menemukan masalah kesehatan, tetapi mempertahankan kesehatan, fungsi, kemandirian, dan kualitas hidup lansia,” ujar tim pengabdian masyarakat dalam paparannya.

Mengingat hipertensi menjadi temuan yang paling menonjol, hasil ini menjadi dasar bagi tim untuk menggelar sesi edukasi khusus hipertensi bagi lansia keesokan harinya. Kegiatan digagas oleh Ns. Dwi Nurviyandari Kusuma Wati, S.Kep., M.N., Ph.D., selaku dosen FIK UI, bersama tim mahasiswa Program Magister Keperawatan FIK UI yang beranggotakan Ns. Dominikus Dwiyantoro, Ns. Novi Anjela, Ns. Juliana Claudia Cong, dan Ns. Noviyanti.

Kontak Media

Program Studi Pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI)

Narahubung: Ns. Dwi Nurviyandari Kusuma Wati, S.Kep., M.N., Ph.D. (Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *