Beri Dukungan Terbaik untuk Anak Autisme, InterContinental Bandung Dago Pakar Gelar Caring Through Nutrition

 

SINARPAGINEWS.COM, BANDUNG – Kepedulian terhadap tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan Caring Through Nutrition bertema “A Healthy Living Journey” yang digelar IHG Hotels & Resorts bersama InterContinental Bandung Dago Pakar, Rumah Hasanah, dan Rumah Sakit Santo Borromeus.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (16/9/2026) di InterContinental Bandung Dago Pakar, Jalan Raya Resort, Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, tersebut diikuti para orang tua murid dan guru dari Rumah Hasanah.

Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Director of Marketing Communications InterContinental Bandung Dago Pakar Dina Novia Faisal, dokter spesialis gizi klinik dr. Marvin Marino, Sp.GK., AIFO-K., yang juga menjabat Direktur Medis RS Santo Borromeus, Christoph Pouls General Manager InterContinental Bandung Dago Pakar, Ketua Rumah Hasanah Fifi Ferita Mulfia, serta Kepala Biro Pemasaran dan Pengelolaan Pelanggan RS Santo Borromeus Yuni Susilawati, S.Kep., M.AB.

Rangkaian kegiatan diawali dengan cooking class yang dipandu oleh Christoph Pouls. Dalam kesempatan tersebut Christoph berbagi pengalaman mengenai pengolahan makanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak, termasuk membuat kue dengan menggunakan pisang sebagai salah satu bahan pengganti.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai nutrisi dan perjalanan hidup sehat bagi anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) yang disampaikan dr. Marvin Marino, Sp.GK., AIFO-K., serta sesi tanya jawab bersama para orang tua.

Director of Marketing Communications InterContinental Bandung Dago Pakar, Dina Novia Faisal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program rutin tahunan yang telah memasuki tahun keempat.

“Kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan yang dilakukan oleh InterContinental Hotel bekerja sama dengan Rumah Hasanah, dengan program yang berbeda-beda disesuaikan dengan program yang ada di Rumah Hasanah. Kegiatan ini sudah tahun yang keempat,” ujar Dina.

Menurutnya, kegiatan tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan program sebelumnya karena secara khusus melibatkan orang tua murid.

“Kegiatan kali ini berbeda dengan kegiatan rutin sebelumnya yang hanya melibatkan anak-anak. Saat ini kami mengundang orang tua murid untuk diberikan edukasi. Diharapkan program ini akan lebih bermanfaat agar para orang tua memiliki pengetahuan lebih dari ahlinya untuk penanganan gizi anak,” katanya.

Dina menambahkan, rangkaian kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan edukasi bagi orang tua. InterContinental Bandung Dago Pakar juga akan menggelar cooking class bersama anak-anak di Rumah Hasanah pada 22 September 2026.

Sementara itu, Ketua Rumah Hasanah Fifi Ferita Mulfia menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang telah terjalin secara rutin dengan berbagai pihak, termasuk InterContinental Bandung Dago Pakar.

“Rumah Hasanah selalu berjejaring dengan berbagai pihak, salah satunya dengan InterContinental Hotel. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dalam kegiatan untuk kepentingan anak-anak di Rumah Hasanah khususnya,” ungkap Fifi.

Fifi mengatakan, kolaborasi tersebut telah memasuki tahun keempat dengan berbagai bentuk kegiatan. Pada kegiatan sebelumnya, program lebih banyak berupa sharing knowledge bagi anak-anak, seperti belajar memasak, making bed, dan berbagai keterampilan lainnya yang dilaksanakan di Rumah Hasanah.

Adapun kegiatan kali ini menjadi pengalaman pertama bagi Rumah Hasanah karena edukasi secara khusus diberikan kepada orang tua murid dan dilaksanakan di InterContinental Bandung Dago Pakar.

“Semoga ilmu yang didapat oleh orang tua murid dalam kegiatan ini dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari,” harapnya.

Edukasi Nutrisi bagi Anak dengan ASD

Dalam pemaparannya, dr. Marvin Marino, Sp.GK., AIFO-K., memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai proses perjalanan hidup sehat, khususnya bagi anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD).

Ia menjelaskan, sejumlah kondisi dapat menyertai ASD, antara lain ADHD, gangguan kecemasan dan depresi, gangguan saluran cerna seperti dispepsia, Irritable Bowel Syndrome (IBS), nyeri perut, GERD, diare, konstipasi, kejang, serta gangguan tidur.

Menurutnya, tantangan nutrisi pada anak dengan autisme dapat muncul dalam berbagai bentuk ketika makan, seperti tantrum, ritual makan, pilihan makanan yang terbatas, masalah sensori, hingga gangguan saluran cerna.

Ia juga menyampaikan bahwa anak dengan ASD memiliki risiko tertentu terhadap masalah nutrisi, termasuk risiko obesitas yang perlu diperhatikan, sekaligus potensi terjadinya defisiensi nutrisi tertentu seperti vitamin dan mineral.

Untuk menghadapi tantangan makan pada anak autistik maupun picky eater, dr. Marvin memberikan sejumlah strategi kepada orang tua.

Strategi tersebut antara lain memulai dari porsi atau jumlah yang sedikit kemudian meningkatkannya secara perlahan, memperhatikan preferensi sensori anak, menawarkan beberapa pilihan makanan, mengurangi camilan, mengoptimalkan rutinitas saat makan, serta menyisipkan makanan yang ingin diperkenalkan kepada anak.

Di hadapan para orang tua, dr. Marvin juga menyampaikan tiga pesan penting dalam mendampingi anak dengan autisme.

Pertama, ekstra sabar. Kedua, memilih makanan yang diolah sendiri. Ketiga, memantau tinggi dan berat badan anak secara berkala.

“Makan harus dibuat sesuatu yang nyaman, bukan ancaman. Begitu pun orang tuanya harus nyaman,” tegas dr. Marvin.

Ia menekankan bahwa dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan tumbuh kembang anak.

“Beri dukungan yang terbaik untuk tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Kegiatan Caring Through Nutrition tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya dukungan, pola makan, dan lingkungan yang nyaman bagi anak dengan kebutuhan khusus.

Autism: Mandiri dalam Langkah, Nyata dalam Karya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *