SINARPAGINEWS.COM, KAB. SEMARANG, 29 September 2026 — Anggota MPR RI, Dr. H. Muh Haris, S.S., M.Si., mengajak masyarakat Desa Bendungan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, untuk terus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ajakan tersebut disampaikan Muh Haris dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Desa Bendungan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa (29/9/2026).
Menurut Muh Haris, Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar materi yang perlu dipahami, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
“Nilai-nilai Empat Pilar ini sangat penting untuk terus kita jaga dan amalkan. Pancasila menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa, UUD 1945 menjadi konstitusi negara, NKRI harus kita jaga bersama, dan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk menghargai keberagaman,” ujar Muh Haris.
Ia menambahkan, masyarakat desa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan. Perbedaan pilihan, latar belakang, maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah hubungan sosial yang telah terbangun.
“Justru di tengah keberagaman itu kita harus semakin memperkuat gotong royong, kepedulian dan persatuan. Masyarakat adalah kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI,” katanya.
Muh Haris juga mendorong agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya disampaikan dalam forum formal, tetapi diterapkan melalui berbagai aktivitas masyarakat, seperti gotong royong, musyawarah, kepedulian terhadap sesama, serta menjaga lingkungan dan keamanan bersama.
Sementara itu, Camat Pabelan, Surihanto, mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang menghadirkan langsung anggota dewan ke tengah masyarakat desa.
Menurutnya, kehadiran wakil rakyat secara langsung di desa memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pemahaman sekaligus menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi.
“Kami mengapresiasi anggota dewan yang turun langsung ke desa dan mengadakan sosialisasi seperti ini. Masyarakat bisa bertemu langsung, mendapatkan pemahaman, sekaligus menyampaikan aspirasi,” ujar Surihanto.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan di lingkungan masing-masing.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut berlangsung secara interaktif. Masyarakat Desa Bendungan mengikuti pemaparan materi dan berdialog mengenai berbagai persoalan kebangsaan serta kehidupan masyarakat di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, Muh Haris berharap semangat kebangsaan dapat terus tumbuh dari tingkat desa dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah atau anggota dewan. Menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama, dan itu bisa dimulai dari lingkungan keluarga, desa, dan masyarakat sekitar,” pungkas Muh Haris.







