SINARPAGINEWS.COM SUKABUMI – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi menggandeng tokoh masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal atau pekerja mandiri di Kabupaten Sukabumi.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan bersama anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, M.A., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini diikuti para pekerja mandiri dan informal dari berbagai profesi.
Sosialisasi menyasar kelompok pekerja yang menjalankan aktivitas ekonomi secara mandiri, seperti pedagang, nelayan, petani, tukang ojek, pekerja rumah tangga, serta profesi lainnya yang membutuhkan perlindungan sosial dalam menjalankan pekerjaannya.
Zainul Munasichin mengatakan, sosialisasi tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, terutama di wilayah yang memiliki banyak pekerja sektor informal.
“Hari ini saya bersama BPJS Ketenagakerjaan sebagai mitra Komisi IX DPR RI menyosialisasikan manfaat program di wilayah Kabupaten Sukabumi ini karena masih banyak sekali pekerja mandiri atau informal. Tentu sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pekerja sektor informal memiliki kesempatan untuk memperoleh perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, informasi mengenai program dan manfaat jaminan sosial perlu terus disampaikan agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya perlindungan saat bekerja.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keberadaan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus mendorong pekerja mandiri untuk mengenali program perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, menegaskan bahwa keterlibatan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan sosialisasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat.
Menurut Alpian, tokoh masyarakat dapat membantu menyampaikan informasi mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.
“Keterlibatan tokoh masyarakat membuat cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan akan semakin luas. Pernyataan dari figur publik lebih mudah dipahami dan berpengaruh besar bagi masyarakat. Acara ini semoga menjadi langkah awal bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan cakupan kepesertaan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” harapnya.
Ia menambahkan, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan berbagai elemen masyarakat diharapkan mampu mendorong semakin banyak pekerja, khususnya di sektor informal, untuk memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Melalui sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi berharap informasi mengenai program perlindungan pekerja dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, sehingga kesadaran untuk menjadi peserta semakin meningkat.
Perluasan perlindungan bagi pekerja mandiri diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasa aman dalam bekerja sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.






