AHY Isolasi Mandiri Setelah Istrinya Terpapar COVID-19

AHY Isolasi Mandiri Setelah Istrinya Terpapar COVID-19 Dok

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA  – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjalani isolasi mandiri setelah istrinya, Annisa Pohan, terkonfirmasi positif COVID-19.

Walaupun demikian, kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (30/6/2021), kondisi AHY sehat, sementara keadaan istrinya stabil dan terus diawasi oleh dokter.

“Mas AHY sehat tetapi (sedang) isolasi mandiri karena sebelumnya berinteraksi dengan pasien positif COVID-19, yaitu Mbak Annisa. Kondisi Mbak Annisa stabil, saat ini terus dimonitor oleh dokter,” kata Herzaky.

Dalam keterangan yang sama, Herzaky menyebut AHY bersama keluarganya memohon doa agar Annisa dapat cepat pulih sehingga bisa beraktivitas kembali.

Herzaky juga menyebut Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, ayahnya AHY, juga dalam keadaan sehat.

“Mohon doanya agar beliau dijaga kesehatannya oleh Allah,” kata Herzaky.

Jumlah pasien positif di Indonesia per 30 Juni 2021 mencapai 2.178.272, dan 1.880.413 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Sementara itu, ada 58.491 pasien meninggal dunia.
Setidaknya saat ini ada 239.368 kasus aktif di Indonesia. Kasus aktif merupakan istilah yang merujuk pada pasien positif COVID-19 yang tengah menjalani perawatan dan isolasi.

Dalam 24 jam terakhir, ada 21.807 pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Lima provinsi yang mengalami tambahan kasus terbanyak pada hari Rabu berada di Pulau Jawa.

DKI Jakarta melaporkan 7.680 pasien baru yang berasal dari Jawa Barat 4.473 pasien baru, Jawa Tengah 2.335 pasien baru, Jawa Timur 1.203 pasien baru, dan D.I. Yogyakarta sebanyak 892 pasien baru.

DKI Jakarta juga jadi provinsi dengan total kasus dan pasien sembuh terbanyak, yaitu 543.468 orang dengan 464.693 pasien sembuh. Sementara itu, Jawa Timur memiliki angka kematian tertinggi sebanyak 12.591 orang. (spn/walimedia)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar