PMI Jateng Telah Salurkan Bantuan 20 Ton Oksigen untuk Rumah Sakit

PMI Jateng Telah Salurkan Bantuan 20 Ton Oksigen untuk Rumah Sakit Ahmad spn

SINARPAGINEWS.COM, SEMARANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah telah mendistribusikan 20 ton oksigen untuk delapan rumah sakit di provinsi ini. Hal itu dilakukan untuk mendukung pemenuhan ketersediaan oksigen rumah sakit yang memberian perawatan pasien Covid-19.

Ketua PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memberikan bantuan penyediaan oksigen. “Kebutuhan oksigen sangat tinggi dan merupakan komponen penting untuk menunjang perawatan serta penyembuhan pasien,” kata Sarwa, dalam siaran persnya, Jumat (23/7/2021).

Ditambahkan, sebanyak 20 ton oksigen itu secara rinci didistribusikan di delapan rumah sakit di Jawa Tengah. Yakni, RSUD Moewardi mendapat tiga ton, RSJD Surakarta tiga ton, RSUD Kota Surakarta dua ton, RSJD Dr RM Soedjarwadi dua ton, RSJD Dr Amino Gondohutomo dua ton, RSUD Wongsonegoro tiga ton, RSUD Tugurejo tiga ton dan RSN Diponegoro Semarang dua ton.

“Bantuan ini sebagai wujud nyata PMI turut berkontribusi dalam percepatan pemulihan dari pandemi Covid-19,” lanjutnya.
Selain oksigen, saat ini plasma konvalesen juga menjadi salah satu prioritas PMI untuk pelayanan kepada masyarakat. Plasma darah konvalesen didapat dari penyintas Covid-19 atau orang yang sudah sembuh. Saat ini layanan donor plasma konvalesen di Jawa Tengah bisa dilakukan di tiga Unit Donor Darah (UDD) PMI, yakni PMI Solo, Kota Semarang dan Banyumas.

Sarwa juga mengatakan, PMI bekerja sama dengan beberapa pihak untuk mengampanyekan Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor lakon) yang diiniasi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maoimoen, yang juga Ketua Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah.
“Kami menghimbau dan mengharapkan agar para penyintas bisa aktif berkontribusi melakukan donor plasma, untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini memerlukan transfusi darah,” harap Sarwa

Berdasarkan data, hingga 23 Juli kemarin, di UDD Banyumas permintaan plasma konvalesen mencapai 2.030 kantong dan dapat memenuhi sebanyak 1.736 kantong. Permintaan plasma konvalesen di UDD Kota Surakarta sebanyak 6.973 kantong, dapat terpenuhi 5.042 kantong. Sedangkan di UDD Kota Semarang dapat memenuhi 3.193 kantong.
“Saat ini masih ratusan antrean permintaan plasma yang belum terpenuhi. Mari saudara-saudara penyintas, bantu saudara kita yang lain untuk kembali sembuh dan sehat,” himbaunya.

Direktur RSUD Dr Moewardi Solo, Cahyono Hadi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PMI atas dukungan ketersediaan oksigen.
“Kami sangat berterima kasih kepada Palang Merah Indonesia atas dukungan penyediaan oksigen, dan kami sempat kewalahan saat melayani pasien yang dibawa atau dirujuk kesini,” paparnya.

Sementara, Kepala Seksi Penunjang Nonmedik RSUD Tugurejo Semarang, Ratna Prima Dewi menuturkan, bantuan oksigen tersebut sangat membantu pelayanan penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit.

“Seberapa waktu lalu oksigen sempat mengalami kelangkaan pasokan untuk rumah sakit maupun untuk masyarakat umum. Oksigen yang diberikan ini bisa membantu pelayanan penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit ini,” tandas dia. (Spn/Wk/Ul)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar