Karena Utang Satu Keluarga Dianiaya

Karena Utang Satu Keluarga Dianiaya Dok iilustrasi

SINARPAGINEWS.COM, BEKASI - Seorang pria berinisial AJ menyerang T, orang yang memberikan utang sebesar Rp900 juta kepada pelaku di Jalan Mawar Indah Blok CH 16 RT 008 RW 019 Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Akibat penyerangan tersebut, T bersama istri dan mertuanya mengalami luka-luka.

Kapolsek Medan Satria, Kompol Agus Rohmat menjelaskan, peristiwa bermula saat AJ datang ke rumah T bersama lima orang rekannya dengan membawa senjata api rakitan, airsoft gun dan juga senjata tajam pada Jumat 10 September 2021 pukul 23.00 WIB. Mereka datang menggunakan mobil merek Honda Jazz bernopol B 1810 RFD.

Kemudian, AJ bertemu T yang sedang berada di rumahnya. “Saat ditanya ada keperluan apa oleh korban, pelaku tersebut menjawab berpura pura akan melunasi hutangnya sebesar Rp900 juta,” kata dia.

Namun, AJ meminta ada saksi darinya dan T yang menyaksikan proses pembayaran. T pun menyanggupi permintaan AJ dan memanggil istri dan adiknya. “Sedangkan pelaku (AJ) memanggil lima orang temannya yang menunggu di dalam mobil,” katanya.

Teman-teman AJ berinisial BP, S, E, OS dan MA kemudian masuk ke dalam rumah T. Lalu, terjadi perdebatan berujung penyerangan menggunakan alat semprot mata berisi air cabai, pisau dan alat setrum yang dilakukan AJ dan rekan-rekannya kepada T.

“Akibat penyerangan tersebut korban mengalami luka sayatan pisau di bagian tangannya. Sedangkan istrinya mengalami luka memar pada bagian lengan kiri bawah akibat kekerasan dari alat setrum dan ibu dari korban mengalami luka lecet pada lengan kanan,” tuturnya.

Setelah menganiaya T, AJ bersama rekan-rekannya meninggalkan lokasi. Sementara, ayah T langsung mengunci rumah dari dalam kemudian berteriak maling.

“Teriakan tersebut terdengar oleh warga dan sekuriti perumahan, lalu warga mengejar pelaku tersebut karena pintu gerbang sudah ditutup terlebih dahulu oleh sekuriti maka pelaku tidak bisa melarikan diri dan berhasil diamankan oleh warga,” tuturnya.

Selanjutnya, kata dia, warga melaporkan ke Polsek Medan Satria. “Saat diamankan oleh petugas Polsek Medan Satria ditemukan air softgun dan senpi rakitan yang dibawa oleh dua orang pelaku tersebut dan beberapa alat bukti lainnya yang disimpan di dalam mobil,” ujarnya.

“Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Medan Satria guna penyelidikan,” sambung Agus.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar