Menjaga Kesehatan Kulit di Era Pandemi

Menjaga Kesehatan Kulit di Era Pandemi Dok SPN Kredit visual: freepik.com

SINARPAGINEWS.COM,PEREMPUAN - Pandemi Covid-19 yang sudah hampir menginjak 2 tahun ini, mengubah pola kebiasaan baru yang harus dilakukan untuk kesehatan bersama agar tidak mudah terpapar covid-19. Menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker menjadi aktivitas rutin yang wajib dilakukan ketika keluar rumah. Namun, penerapan protokol kesehatan ini memicu permasalahan baru. Terlalu sering mencuci tangan menggunakan hand sanitizer dan memakai masker terlalu lama menjadi masalah serius bagi kesehatan kulit.

Dalam prakteknya sehari-hari, tidak bisa dipungkiri dua masalah utama ini sering dikeluhkan yaitu berupa kulit tangan menjadi kasar dan eksim serta jerawat yang timbul pada wajah.

Reaksi pada kulit tangan yang ditimbulkan akibat kontak teru menerus penggunaan sabun, air, maupun hand sanitizer dapat membuat iritasi ringan sampai berat. Gejalanya berupa kulit kering, pecah-pecah, bersisik, kulit kemerahan dan terkadang berdarah disertai rasa panas dan gatal. Area yang sering terkontaminasi adalah telapak tangan, punggung tangan, jari-jari dan sela jari, hingga pergelangan tangan. Gejala-gejala ini merupakan gambaran dari dermatitis kontak atau sering disebut dengan eksim.

Ada beberapa bahan aktif yang terkandung dalam produk-produk kebersihan tangan seperti sabun ataupun handsanitizer yang dapat memicu terjadinya reaksi  pada kulit antara lain alcohol, iodophor, chlorhexidine, dan triclosan. Selain itu, terdapat pula penambahan parfum, propylene glycol, parabene, benzalkonium chloride juga dapat memicu reaksi pada kulit.

Ada beberapa tips yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari diera pandemi covid-9 ini untuk mencegah terjadinya eksim pada kulit tangan namun tetap dengan mengutamakan protokol kesehatan, antara lain :

  1. Cuci tangan menggunakan air yang mengalir dan sabun yang mengandung pelembab kurang lebih 20 detik dengan disertai gerakan yang lembut pada telapak tangan, jari-jari tangan, punggung tangan dan pergelangan tangan. Hindari pula menggosok tangan terlalu berlebihan.
  2. Keringkan menggunakan tisu dan handuk. Bukan denga tisu basah yang mengandung antiseptic maupun parfum.
  3. Oleskan pelembab pada area tangan, gunakan secara berulang selepas mencuci tangan ataupun selepas menggunakan handsanitizer. Untuk mencegah terjadinya kekeringan pada kulit.
  4. Diusahakan penggunaan hand sanitizer yang mengandung pelembab dan batasi frekuensi penggunaanya hanya pada fasilitas umum yang tidak menyediakan fasilitas air yang mengalir.
  5. Sebelum penggunaan sarung tangan, pastikan juga tangan selalu kering. Dan selepas penggunaan sarung tangan, segera cuci tangan lalu keringkan, dan oleskan pelembab segera mungkin.

Permasalahan kedua yang sering dikeluhkan adalah timbulnya jerawat pada kulit wajah akibat penggunaan masker atau lebih dikenal dengan Maskne (Mask Acne). Maskne sering terjadi pada penggunaan masker dengan jangka waktu yang lama, sehingga menyebabkan penyumbatan pori-pori oleh minyak pada area kulit wajah, dan kotoran serta make up sehingga memudahkan tumbuhnya bakteri. Jerawat umumnya timbul pada area yang ditutupi masker, seperti hidung, pipi, dan dagu.

Namun, jangan khawatir. Kita tetap bisa menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, namun meminimalisir kulit wajah yang terpapar bakteri hingga menimbulkan jerawat yang menjadi masalah utama pada wanita. Berikut ada beberapa tips untuk mencegah maskne yang dapat diterapkan seperti :

  1. Usahakan menggunakan masker yang terbuat dari bahan yang lembut, seperti bahan katun apabila penggunaan masker kain.
  2. Mencuci wajah 2-3 kali sehari dengan sabun yang sesuai dengan tipe kulit wajah kalian.
  3. Hindari penggunaan makeup yang terlalu berlebihan di area yang tertutupi masker.
  4. Menggunakan sunscreen apabila terpapar sinar matahari
  5. Jika mencuci masker kain dengan deterjen, pastikan membilasnya hingga sisa detergen itu hilang dan tidak menempel pada kain.

Dan apabila tidak ingin kulit wajah berjerawat, hindari penggunaan masker yang sama. Ketika keluar rumah bawalah 2 atau 3 masker sebagai cadangan. Diusahakan ketika pergantian masker 4 jam sekali, bersihkanlah wajah dengan sabun muka agar bersih dari debu dan kotoran yang menempel sebelumnya.

Selain perawatan dari luar, penting pula kita menerapkan pola hidup sehat untuk merawat kulit kita dari dalam yang bisa kita lakukan di rumah seperti :

  1. Perbanyak mengonsumsi banyak air putih, buah dan sayur-sayuran.
  2. Kurangi makan-makanan yang berminyak
  3. Hindari tidur terlalu malam (begadang)
  4. Kurangi stress.

Di masa pandemi yang mengharuskan kita tetap  berada dirumah, tidak membiarkan kulit kita tanpa perawatan. Sebisa mungkin, tetap menjaga kulit agar tetap sehat dengan menjaga pola hidup yang sehat, kebersihan badan, dan pola makan yang teratur.

Jika memang harus keluar rumah, tetap menjaga protokol kesehatan karena itu memang hal yang utama dan menjadi kebiasaan baru saat ini. Walaupun memang ada efek sampingnya, namun bisa diminimalisir dan diobat dengan cara seefektif mungkin agar kulit kita tetap terjaga.

(Sri Muldirina – Anggota Perempuan Indonesia Satu)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar