Beragam Bentuk Imbauan Puan Maharani untuk Penanganan Pandemi

Beragam Bentuk Imbauan Puan Maharani untuk Penanganan Pandemi Dok

SINARPAGINEWS.COM,PEREMPUAN - Sebagai Ketua DPR RI, Puan Maharani kerap memberikan imbauan serta kritik kepada semua elemen masyarakat dan pemerintah.

Imbauan terkait pandemi. Mulai dari penanganan sampai bantuan terhadap masyarakat. Ia mengatakan dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak untuk penanggulangan wabah Corona.

"Saya juga mengimbau agar masyarakat bersikap positif dan bahu membahu, bergotong royong mengatasi pandemi ini. Sebab, penanggulangan wabah Corona membutuhkan kerja bersama, gotong royong, dari seluruh pihak; pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, dan swasta," imbau Puan.

Puan mengatakan, pemerintah bersama TNI dan Polri diharapkan bersinergi melalui upaya-upaya penanganan yang terintegrasi dan terpadu dalam memberikan edukasi, sosialisasi, mitigasi, serta penanganan pasien.

Menurutnya, masyarakat mengambil peran dalam ikut menjaga kesehatan diri, kebersihan lingkungan, dan mendukung praktek sosial distancing dan mematuhi protokol penanganan wabah.

Selain itu, Puan juga memberikan imbauan khusus kepada pengelola rumah sakit swasta untuk mau membantu sesama dengan berpartisipasi optimal membantu pencegahan dan penanggulangan Corona.

Mantan Menteri PMK itu juga mengucapkan terima kasih dan terus mendukung para dokter dan tenaga medis lain yang bekerja di garis depan penanggulangan wabah Corona.

"Karena itu, saya meminta masyarakat ikut meringankan beban mereka dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan secara mandiri: seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan, makan makanan bergizi dan sehat, mengkonsumsi vitamin tambahan, rajin berolahraga agar tubuh tetap bugar," ajaknya.

Tak hanya itu, juga mengajak para mahasiswa untuk membantu dalam penanganan pandemi. Menurutnya, Indonesia menaruh harapan yang besar di pundak generasi muda.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengajak semua pihak, termasuk mahasiswa, untuk bergotong royong mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Puan menyebut, gotong royong dari DPR RI, Pemerintah, akademisi, generasi muda, pemuka agama, pengusaha, dan seluruh komponen sangat dibutuhkan Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Dengan gotong royong kita pulihkan Indonesia dari pandemi Covid-19 dan kita hadirkan era baru kejayaan Indonesia,” sebutnya.

Puan pun menyinggung rasa bangga menjadi mahasiswa UI, meski di era sekarang, pengalaman yang dirasakan agak berbeda dari generasi sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19. Meski begitu, dia menyebut ada keunikan yang dirasakan generasi mahasiswa saat ini.

“Generasi muda, ada kebebasan untuk mendapat ilmu, ada kemerdekaan untuk belajar, tidak lagi dibatasi secara ruang fisik. Dan saya apresiasi apa yang telah dilakukan oleh Universitas Indonesia untuk menerapkan program Kampus Merdeka sebagai jawaban atas tantangan zaman yang ada,” ucap Puan.

Lebih lanjut, mantan Menko PMK ini meminta agar mahasiswa memaksimalkan keunggulan generasi milenial. Sebab generasi muda, menurut Puan, akan menjadi para decision makers untuk Indonesia ke depan.

Pada saat musim mudik, Puan Maharani meminta agar warga masyarakat menunda mudik lebaran tahun ini untuk mencegah penyebaran virus corona. Puan memahami larangan mudik sangat memberatkan masyarakat dalam merayakan lebaran.

“Saya tahu betapa berharganya dan indahnya bagi kita untuk dapat bersilaturahmi menemui orang tua dan sanak saudara. Tetapi ketika kita melakukan mudik di tengah pandemi Covid-19, maka artinya kita memperbesar dan memperluas resiko menularkan Virus Corona kepada orang-orang yang kita cintai dan kasihi,” ujarnya.

Menurut Puan, menunda mudik akan mengurangi penyebaran pandemi Covid-19 ke daerah-daerah mengingat status wilayah-wilayah Jabodetabek sebagai zona merah.

Ia juga meminta agar warga masyarakat menunda mudik lebaran tahun ini untuk mencegah penyebaran virus corona. Puan memahami larangan mudik sangat memberatkan masyarakat dalam merayakan lebaran.

“Saya tahu betapa berharganya dan indahnya bagi kita untuk dapat bersilaturahmi menemui orang tua dan sanak saudara. Tetapi ketika kita melakukan mudik di tengah pandemi Covid-19, maka artinya kita memperbesar dan memperluas resiko menularkan Virus Corona kepada orang-orang yang kita cintai dan kasihi,” ujarnya.

Menurut Puan, menunda mudik akan mengurangi penyebaran pandemi Covid-19 ke daerah-daerah mengingat status wilayah-wilayah Jabodetabek sebagai zona merah.

“Sebab mungkin saja kita terlihat sehat tapi bisa saja kita sebenarnya membawa virus corona di dalam tubuh kita, dan tanpa sadar serta tidak sengaja dapat menularkannya kepada orang-orang yang kita temui saat mudik,” tegasnya.

“Mari tunjukan rasa sayang kepada orang tua dan saudara di kampung halaman dengan menunda mudik.”

Puan Maharani mengungkapkan, kerja penanganan Covid-19 tidak menjadi domain pemerintah dan DPR RI saja. Menurutnya, saat ini perlu ada gotong royong bersama untuk melawan virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

“Perlu ada sinergi yang baik antara masyarakat dengan masyarakat,” ujar Puan.

pihaknya terus bergotong royong dengan mitra kerjanya untuk penanganan Covid-19. “Kami di DPR pun juga bergotong royong dengan Bank Bukopin untuk memberikan sembako bagi yang kerja di lingkungan DPR RI seperti cleaning service, office boy, supir, pekerja taman, pemadam kebakaran serta ojek online,” terangnya.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar