Kecelakaan Mini Bus Di Kawasan Jalan Geopark Sukabumi, 3 Penumpang MD 4 Luka

Kecelakaan Mini Bus Di Kawasan Jalan Geopark Sukabumi, 3 Penumpang MD 4 Luka Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, SUKABUMI,-- Mini Bus dengan Nomor Polisi B 1906 SZR, ringsek setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Tanjakan Dini Jalan Loji Puncakdarma Desa Girimukti kawasan Geopark Ciletuh Ciemas Sukabumi Jawa Barat. Minggu (03/10/2021). Akibat insiden tersebut tiga orang meninggal (MD) dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan, kecelakaan lalu lintas tersebut, berawal saat mobil jenis mini bus yang berpenumpang tujuh orang hendak pulang dari arah Jampang Kulon, setibanya dilokasi kejadian, tiba-tiba kendaraan hilang kendali dan menabrak dinding tembok tower.

Akibat kerasnya benturan, bagian depan mini bus tersebut rusak parah yang menyebabkan dua orang penumpang MD ditempat, dan satu orang meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi, yang mendapat kabar adanya insiden kecelakaan tersebut, dengan cepat mendatangi lokasi kejadian, sekaligus mengevakuasi dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dengan mengamankan barang bukti serta memintai keterangan saksi-saksi.

“Hasil penyelidikan sementara insiden kecelakaan lalu lintas tersebut, diduga akibat sopir tidak mengetahui medan jalan” jelas Kanit Laka Satual Lalu Lintas Polres Sukabumi IPTU Nandang Herawan.

“Saat ini Satlantas Polres Sukabumi masih meminta keterangan saksi korban selamat dalam kejadian. Kata Nandang seraya menghimbau agar para pengendara yang melintas di kawasan Geopark Ciletuh, selalu berhati-hati, sebab, banyak jalanan curam dan tikungan tajam, tandasnya.

Sementara salah satu korban selamat, Zubaedah (54) menuturkan. “kecelakaan tersebut terjadi ketika dalam perjalanan dari rumah saudara di Jampang Kulon. Dirinya bersama korban yang lain rencana akan mampir ke Geopark Ciletuh.

“Di Geopark hanya lewat saja, sampai di lokasi kejadian tepatnya dijalan yang menurun, mobil meluncur terus, saya dan penumpang lainnya merasa panik sambil mengucapkan Istighfar berulang-ulang hingga akhirnya saya tidak sadarkan diri, tutur Zubaedah saat ditemui di ruang IGD RSUD Pelabuhanratu, Minggu (03/10/2021).

Kata Zubaedah lagi, “saya tersadar oleh banyaknya warga yag berusaha memberikan pertolongan, “kaki saya terlipat dan posisi duduk yang semula di kursi belakang ketika sadar sudah berada kursi tengah, jelasnya.

 

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar