Puan Maharani: Kami Ada untuk Rakyat dan Dari Rakyat

Puan Maharani: Kami Ada untuk Rakyat dan Dari Rakyat Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, PEREMPUAN - Apa sih sosok pemimpin yang diidamkan oleh rakyat? Apalagi di tengah pandemi yang membuat keadaan semakin runyam. Yap, sosok pemimpin yang menjadi panutan adalah pemimpin yang mampu bekerja dengan cara yang out of the box, bekerja dengan hati dan memberikan kerja nyata bagi rakyat.

Hal itu tercermin dari sosok Ketua DPR RI, Puan Maharani saat ini. Apalagi Puan kerap blusukan dan memantau percepatan vaksinasi agar Indonesia bisa bertahan melawan pandemi.

Terbaru, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani meminta percepatan vaksinasi Covid-19, agar masyarakat lebih terjamin keselamatannya di masa pandemi.

“Dari laporan yang saya terima bahwa pencapaian vaksinasi di Papua ini masih rendah, baik dosis pertama maupun kedua,” kata Puan dalam keterangannya, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Puan mengatakan, dari jumlah penduduk Papua sekitar 3,4 juta, pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap 2.583.771 warga. Namun, pencapaian vaksinasi untuk dosis pertama baru 22,6 persen, dan dosis kedua 14,66 persen.

Data per 30 September 2021, kata Puan, total kasus Covid-19 di Papua mencapai 33.705 orang. Ia pun meminta pemerintah daerah Papua segera mempercepat vaksinasi.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok usia sekolah. Hal tersebut menurutnya perlu dilakukan mengingat anak-anak usia sekolah sudah merindukan untuk bisa kembali belajar tatap muka.

"Maka, menjadi tugas negara untuk memastikan bahwa anak-anak kita yang masuk sekolah itu dapat belajar dengan aman. Karena itu vaksinasi menjadi penting dan sebuah keharusan," kata Puan.

Adapun hal tersebut ia sampaikan saat meninjau lokasi vaksinasi Covid-19 bagi siswa sekolah di Kota Serang, Banten, Selasa. Puan meninjau lokasi vaksinasi bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Baca juga: Sekolah Swasta Curi Start Gelar PTM, Kepala Disdik Sleman: Mohon Bersabar Puan menjelaskan, pemerintah juga terus mengupayakan percepatan vaksinasi anak-anak di atas usia 12 tahun.

Menurut dia, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang kini diperkenankan di daerah dengan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3,2 dan 1 dapat berjalan dengan aman.

"Saat ini, tidak ada wilayah di Banten yang berstatus PPKM Level 4. Artinya seluruh kabupaten/kota di Banten bisa melaksanakan PTM. Jika anak-anak yang memenuhi kriteria sudah divaksin, orang tua akan lebih tenang saat mengirimkan anak-anaknya belajar di sekolah," tuturnya.

Ketua DPP PDI-P itu juga mendorong percepatan vaksinasi di Banten, terlebih karena capaian vaksinasi di provinsi tersebut dinilai masih tergolong rendah. Berdasarkan informasi per 19 September 2021, kata dia, capaian vaksinasi di Banten baru mencapai 40,19 persen.

"Total warga Banten yang telah divaksinasi adalah 3.709.086 dari sasaran sebanyak 9.229.383 orang," ujarnya.

Ia juga kunjungan kerja ke Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu, 6 Juni 2021. Kedatangan Puan untuk meninjau berbagai sarana publik dan menyerap aspirasi masyarakat di daerah ini.

Dalam keterangannya, Puan mengatakan bahwa dalam kunjungannya ke Pulau Talise ia juga menyerahkan secara simbolis 950 paket sembako untuk warga empat desa. "Semoga semua tetap sejahtera dan cinta Indonesia. Alam di sini sangat bagus, bisa jadi salah satu wisata bahari yang dikenal di Indonesia dan dunia," kata Puan.

Sejumlah warga menyampaikan harapannya pada Puan ihwal peningkatan infrastruktur, listrik, perahu penangkap ikan, sekolah, dan layanan kesehatan. Warga juga mengadu bahwa penerangan listrik di desa hanya pukul 18.00 hingga pukul 01.00 pagi saja.

Terhadap aspirasi warga tersebut, Puan berjanji akan menyampaikannya kepada kepala daerah agar dicarikan solusinya. "Saya ingin warga di Pulau Talise mendapat akses dan kesempatan yang sama untuk maju seperti warga di daerah lainnya," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Utara merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat yang harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada masa pandemi Covid-19.

"Saya tahu apa yang menjadi harapan para warga di Talise, dan saya akan menyampaikannya kepada Gubernur dan Bupati supaya ada solusinya, supaya semua memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang," katanya.

Puan mengingatkan seluruh wakil rakyat agar mendedikasikan diri untuk kepentingan masyarakat, terlebih di era pandemi Covid-19 sekarang ini. Dia menegaskan, dibutuhkan kerja-kerja tak kenal lelah oleh anggota DPR agar beban rakyat diringankan di masa-masa sulit sekarang ini.

“Kami akan mengawasi setiap kebijakan pemerintah terkait penanganan pandemi Covid-19 agar semata-mata bertujuan untuk penyelamatan rakyat dari bencana kesehatan ini, bukan yang lain,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar