Cegah COVID-19, Iran Larang Masuk Traveler dari 32 Negara

Cegah COVID-19, Iran Larang Masuk Traveler dari 32 Negara Dok

IRAN, - Pemerintah Iran memberlakukan larangan masuk bagi penumpang dari 32 negara dengan risiko tinggi penyebaran virus Corona dan varian barunya.

Dilansir dari media Iran, juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Mohammad Hassan Zibakhsh pada Minggu (28/2/2021), mengatakan penumpang yang tiba secara langsung atau tidak langsung dari 32 negara dengan risiko tinggi akan dilarang memasuki Iran.

“Penumpang yang datang dari salah satu dari 32 negara atau orang yang telah tinggal di salah satu negara tersebut selama lebih dari empat jam dalam dua minggu terakhir dilarang memasuki Iran,” ujarnya.

Daftar negara dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19 adalah Inggris, Angola, Afrika Selatan, Argentina, Bolivia, Botswana, Brasil, Burundi, Tanjung Verde, Chili, Kolombia, Republik Demokratik Kongo, Ekuador, Kerajaan Eswatini, Guinea Prancis, Lesotho, Guyana, Malawi, Mauritania, Mozambik, Namibia, Panama, Paraguay, Peru, Rwanda, Republik Seiselensa, Suriname, Tanzania, Uruguay, Venezuela, Zambia, dan Zimbabwe.

“Warga Iran dan asing yang ingin datang ke Iran wajib menunjukkan surat hasil negatif tes RT-PCR yang valid dalam bahasa Inggris dan diambil dalam waktu maksimal 96 jam sebelum keberangkatan,” pungkas Hassan Zibakhsh. (SPN/RM).

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar