Banjir Bandang Landa Filipina, 1000 Orang Mengungsi

Banjir Bandang Landa Filipina, 1000 Orang Mengungsi Dok

SINARPAGINEWS.COM, FILIPINA - Pemerintah Filipina mengevakuasi lebih dari 1.000 orang akibat banjir yang merendam sejumlah pulau di negara Asia tenggara ini.

Reuters hari Selasa (14/9/2021) melaporkan, berdasarkan data Badan Bencana Filipina, lebih dari 11 ribu orang terkena dampak Topan Chanthu, dan saat ini, sekitar 1.000 di antaranya masih berada di pusat-pusat pengungsian.

Dalam rekaman video yang diambil salah satu penduduk kota Sabtang di Provinsi Batanes, Dennis Ballesteros Valdez, menunjukkan angin kencang dan hujan menerjang rumah-rumah di kota itu, pada Sabtu (11/9) pagi waktu.

"Ini salah satu topan terkuat yang pernah saya rasakan. (Topan) itu bisa lebih merusak jika rumah rumah tak dibangun dengan kuat," kata Valdez, dilansir Reuters.

Setiap tahun, ada sekitar 20 topan melanda Filipina. Chanthu disebut topan terkuat yang terjadi pada tahun ini. Kecepatan anginnya mencapai 260 kilometer per jam sebelum mendarat.

Chanthu ini juga dilaporkan menghantam Taiwan, padahal negara tersebut tak pernah dilanda topan sejak 56 tahun lalu.(PH)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar