Jerman Tolak Syarat Iran untuk Lanjutkan Perundingan Wina

Jerman Tolak Syarat Iran untuk Lanjutkan Perundingan Wina Dok Bendera negara-negara anggota perjanjian nuklir JCPOA minus Amerika Serikat

SINARPAGINEWS.COM, JERMAN - Jerman menolak tuntutan Iran agar Amerika Serikat melepaskan aset mereka yang dibekukan sebagai syarat untuk melanjutkan pembicaraan nuklir.

Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Jerman pada Senin (4/10/2021) tanpa menyinggung penarikan sepihak AS dari perjanjian nuklir JCPOA dan ketidakpatuhan Eropa terhadap komitmen perjanjian.

“Jika di sini syarat baru ditetapkan oleh Iran agar pembicaraan dilanjutkan, kami menolaknya,” kata juru bicara Kemenlu Jerman seperti dikutip Farsnews.

“Tehran harus segera kembali ke meja perundingan tanpa prasyarat,” tegasnya mengacu pada pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian yang menuntut pembebasan aset senilai 10 miliar dolar sebaga isyarat niat baik.

“Presiden AS Joe Biden dapat mencairkan 10 miliar dolar aset Iran yang dibekukan untuk membuktikan keseriusannya,” kata Amir-Abdollahian dalam wawancara dengan TV1 IRIB, Sabtu lalu.

Iran dan negara-negara yang tersisa dalam JCPOA sudah melakukan enam putaran pembicaraan di kota Wina untuk memfasilitasi kembalinya AS ke dalam perjanjian itu.

Namun, AS bersikeras mempertahankan sanksi-sanksi yang diberlakukan oleh Trump terhadap Iran. Selain itu, pemerintahan Biden tidak dapat menjamin negaranya tidak meninggalkan JCPOA untuk kedua kalinya.

Iran menegaskan AS adalah pihak yang meninggalkan JCPOA dan mereka harus bergabung kembali dengan menghapus sanksi. Tehran juga akan memverifikasi kepatuhan Washington terhadap ketentuan perjanjian.

Tentu saja, Iran menekankan pihaknya tidak bersikeras atau terburu-buru supaya AS bergabung kembali dengan perjanjian nuklir. (SPN/RM)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar