Menlu Iran bertemu para pemimpin perlawanan Palestina di Beirut

Menlu Iran bertemu para pemimpin perlawanan Palestina di Beirut Red

IRAN - Sejumlah pemimpin kelompok perlawanan Palestina, dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran, di Beirut, mengatakan bahwa waktu berpihak pada perlawanan Palestina.


Dalam pertemuan dengan Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian, Sabtu (10/2/2024), para pemimpin kelompok perlawanan menuturkan, pada akhirnya perlawanan dan perjuangan telah menunjukkan tanda-tanda pasti kemenangan bagi bangsa Palestina.

Ziad Nakhale, Sekjen Jihad Islam Palestina, Osama Hamdan, salah satu pemimpin Hamas, dan Jamil Mazhar, Deputi Sekjen PFLP, saat bertemu Menlu Iran, menjelaskan perkembangan terbaru militer dan politik Palestina, serta perang di Gaza.

Mereka menerangkan, waktu berpihak pada perlawanan Palestina, dan Rezim Zionis, yang sedang berada di bawah tekanan internal dan internasional, tidak berhasil meraih satu pun targetnya.

Pada saat yang sama, para pemimpin perlawanan Palestina, mengucapkan selamat atas HUT Revolusi Islam Iran, dan berterimakasih atas dukungan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, pemerintah, dan rakyat Iran, serta poros perlawanan, terhadap rakyat Palestina.

Menurut para pemimpin perlawanan Palestina, pergerakan luas diplomatik Iran, dalam empat bulan terakhir untuk mendukung perlawanan dan rakyat tertindas Palestina, di arena internasional, efektif.

Mereka menekankan urgensi persatuan Palestina, dalam mengelola pertempuran di medan perang, dan arena politik saat ini, serta di era pasca-kemenangan untuk mengatasi kesulitan penduduk Gaza, akibat perang.

Di sisi lain, Menlu Iran, menyampaikan selamat atas kemenangan-kemenangan yang diraih oleh kelompok-kelompok perlawanan Palestina, di medan tempur.

Ia menjelaskan, "Salah satu prestasi yang diraih dari operasi Badai Al Aqsa, adalah masalah Palestina, kembali menjadi isu utama Dunia Islam, dan masyarakat dunia. Selain itu perlawanan Palestina, juga berhasil membuktikan posisi dan perannya yang tak terbantahkan di Palestina, dan kawasan. (HS)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar