Menhan Rusia: Respons Militer Iran Sesuai dengan Hak Mempertahankan Diri

Menhan Rusia: Respons Militer Iran Sesuai dengan Hak Mempertahankan Diri Red

SINARPAGINEWS.COM, RUSIA - Dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, Menteri Pertahanan Rusia mengecam serangan rezim Zionis terhadap bagian konsuler kedutaan Iran di Suriah, dan menganggap tanggapan militer dan hukuman Tehran terhadap Israel sudah sesuai dengan hak Iran mempertahankan diri.

Menurut laporan IRIB, Brigadir Jendral Mohammad-Reza Gharaei Ashtiani, Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, yang telah melakukan perjalanan ke Astana, Kazakhstan untuk menghadiri pertemuan Menteri Pertahanan Organisasi Kerja Sama Shanghai ke-21, melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Dalam pertemuan itu, Menhan Iran mengucapkan terima kasih kepada Moskow atas posisinya dalam mengecam tindakan ilegal rezim Zionis dan melanggar hukum internasional saat menyerang bagian konsuler kedutaan Iran di Damaskus, dan mendukung tindakan sah Iran dalam menanggapi arogansi rezim ini.

Menurutnya, Serangan teroris di Rusia dan Iran merupakan akibat dari dukungan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat, terhadap kelompok teroris.

Mengacu pada pergerakan NATO dan beberapa negara Barat dalam melakukan ekspansi ke Timur dan kehadirannya di geografi keamanan Shanghai dan menekankan penggunaan kapasitas Organisasi Kerja Sama Shanghai untuk menghilangkan ancaman bersama, Menhan Ashtiani menyinggung catatan panjang hubungan pertahanan dan militer antara Iran dan Rusia dan menekankan pengembangan hubungan di antara keduanya demi memperkuat stabilitas dan keamanan di kawasan dan menolak unilateralisme dalam tren global.

Pada saat yang sama, mengingat pengalaman sukses Iran dan Rusia dalam menangani terorisme di kawasan, kedua pihak menekankan perlunya kerja sama bersama untuk menghadapi ancaman teroris, separatisme, dan ekstremisme, yang merupakan salah satu tujuan utama dari Organisasi Kerja Sama Shanghai.

Menteri pertahanan Iran dan Rusia kemudian menekankan bahwa perkembangan di wilayah Kaukasus Selatan penting bagi kepentingan bersama kedua negara, dan mengatakan, Kehadiran aktor-aktor dari luar kawasan dan pihak-pihak yang ikut campur di wilayah ini bertentangan dengan kepentingan bersama kedua negara.(sl)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar