Kembangkan Usaha Pupuk Organik, bank bjb Persembahkan Tandamata untuk Nasabah Setia

Kembangkan Usaha Pupuk Organik, bank bjb Persembahkan Tandamata untuk Nasabah Setia Ismet spn

BANDUNG – Pelayanan terbaik merupakan sebuah garansi yang senantiasa diberikan bank bjb kepada para nasabah setia sebagai para mitra. Pelayanan itu tak hanya diberikan dalam bentuk dukungan fasilitas keuangan, namun juga dorongan untuk pengembangan usaha sesuai dengan semangat berkembang dan bertumbuh bersama para mitra.

Salah satu nasabah setia bank bjb, Uus Permana, mendapatkan apresiasi dari bank bjb berkat pengembangan usaha yang bersifat inovatif sekaligus kontributif. Uus yang merupakan nasabah bank bjb Kantor Cabang (KC) Soreang, mengembangkan usaha pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran sapi.

Usaha yang digeluti Uus ini mendapat dukungan penuh dari bank bjb. Bertempat di Kantor Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Taruna Mukti, Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, bank bjb menyerahkan bantuan berupa gerobak angkut pupuk guna mendukung pengembangan Gapoktan Taruna Mukti pimpinan Uus.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bank bjb turut berbangga hati dan mengapresiasi setinggi-tingginya langkah Gapoktan Taruna Mukti yang melakukan pengembangan usaha pengolahan pupuk organik. Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi nasabah-nasabah lainnya, khususnya yang bergerak di bidang usaha pertanian dan peternakan agar dapat berinovasi memanfaatkan sumber daya olahan yang tersedia.

"bank bjb berharap langkah yang dilakukan Pak Uus dan Gapoktan Taruna Mukti ini akan menginspirasi nasabah-nasabah lainnya agar dapat mengoptimalkan potensi usahanya. Kami akan memberikan dukungan penuh kepada nasabah yang memiliki keinginan kuat mengoptimalkan usahanya sesuai dengan semangat bank bjb untuk bertumbuh dan berkembang bersama para mitra," kata Widi.

Penyerahan bantuan ini dilaksanakan bertepatan dengan momen launching Pengiriman Perdana Pupuk Organik Kosa Plus produksi Gapoktan Taruna Mukti. Acara ini dihadiri Pjs Sekda Kabupaten Bandung Tisna Umaran dan Pemimpin bank bjb KC Soreang Jadi Kusmaryadi. Launching ini ditandai dengan pengiriman sejumlah 20 ton pupuk.

Brand pupuk Kosa Plus yang dikembangkan Gapoktan Taruna Mukti merupakan akronim dari Kotoran Sapi Plus pengolahan. Pupuk ini berbahan dasar limbah kotoran sapi yang dihasilkan oleh sapi perah yang tersebar di wilayah Pasirjambu dan sekitarnya.

Dalam momen yang sama, bank bjb juga penyerahan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) secara simbolis. DPLK ini dibayarkan dari sebagian hasil pembayaran pupuk yang juga menggunakan layanan bank bjb yaitu bjb DIGI.

Di kesempatan ini, bank bjb juga mengajak para petani untuk mempersiapkan hari tua dan juga terus mencintai lingkungan. Sementara Uus Permana selaku ketua Gapoktan menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan penyuluhan agar para peternak memiliki kesadaran tinggi dalam menjalankan bisnis pengolahan pupuk ini. Selain memiliki nilai ekonomis, kata Uus, pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk juga turut membantu program pemerintah yakni Citarum Harum.

Program Pembuatan pupuk organik ini merupakan salah satu implementasi dari Gerakan Nusantara Hijau (GNH), sebuah lembaga perkumpulan para pelaku, pemerhati dan penggiat lingkungan untuk penyelamatan sungai dari pencemaran kotoran sapi yang selama ini banyak dibuang ke sungai.(spn/bjb).

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar