Dukung “Jateng di Rumah Saja”, Pemkot Akan Siapkan Bantuan Sembako

Dukung “Jateng di Rumah Saja”, Pemkot Akan Siapkan Bantuan Sembako Ismet spn

TEGAL – Pemerintah Kota Tegal mendukung kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo “Jateng di Rumah Saja” selama dua hari.

Sebagai upaya mendukung pelaksanaan kebijakan yang akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu (06-07/02), Pemkot Tegal akan menyediakan paket sembako untuk masyarakat miskin yang terdaftar Jaring Pengaman Sosial dan masyarakat terdampak. Seperti PKL, para pedagang di tempat objek wisata, tukang parkir, petugas penyapu jalan dan lain sebagainya. Data Dinas Sosial Kota Tegal menyebut ada 27.450 paket sembako yang disiapkan.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., di Pringgitan saat memimpin Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Tegal,Rabu (3/2).

Hadir mendampingi Wali Kota, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, S.T., M.M., Sekda Kota Tegal Dr. Johardi, M.M, Asisten, Kepala OPD dan Camat se-Kota Tegal.

Pelaksanaan “Gerakan Jateng di Rumah Saja” mendasari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor: 443.5/0001933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jawa Tengah, semua Bupati/Walikota se-Jawa Tengah diminta untuk melaksanakan "Gerakan Jateng Di Rumah Saja".

Gerakan tersebut merupakan gerakan bersama seluruh komponen masyarakat di Jawa Tengah dalam rangka memutus transmisi dan menekan penyebaran Covid-19 dengan cara tinggal di rumah atau tempat tinggal dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan rumah atau tempat tinggalnya.

Dedy Yon mengatakan selain akan membagikan bantuan berupa sembako, rencananya Pemkot juga akan melakukan penutupan ruas-ruas akses jalan menuju Kota Tegal dan pemadaman Lampu Penerangan Jalan (LPJU) di Kota Tegal. Pemkot juga akan membuat Posko untuk petugas pemantauan hingga di tingkat kelurahan.

“Saya tekankan, persiapan yang dilakukan harus lebih awal. Sehingga dalam pelaksanaanya nanti Kota Tegal, benar-benar sudah siap,” pinta Dedy Yon.

Agar masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya memahami program “Jateng di Rumah Saja” selama dua hari mendatang, Pemkot Tegal akan melaksanakan sosialisasi secara massif, baik melalui baliho di beberapa titik, siaran radio dan penyebaran flyer/pamflet yang menginformasikan bahwa pada tanggal 6 dan 7 Februari 2021 mendatang masyarakat bukan hanya diliburkan namun tidak keluar rumah. Kecuali untuk aktivitas unsur yang terkait dengan sektor esensial.(hid/tom).

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar