Gubernur Jabar Titip Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

Gubernur Jabar Titip Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Ismet spn

BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berpesan kepada Bupati Indramayu Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021, Wakil Bupati Tasikmalaya Sisa Masa Jabatan Tahun 2016 - 2021 dan Wakil Bupati Cirebon Sisa Masa Jabatan Tahun 2019 - 2024 untuk fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Saya titip agar pejabat yang dilantik untuk fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat," ujar gubernur saat pelantikan yang berlangsung di Sport Arcamanik, Rabu (10/2/2021).

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di tiga wilayah tersebut yang mampu menjaga kondusivitas selama pelaksanaan Pilkada 2020 lalu dan tetap sabar menungu waktunya pelantikan kepala daerah terpilih nantinya.

Gubernur mengatakan, bupati dan wakil bupati sisa masa jabatan yang dilantik hari ini harus tetap bekerja dengan maksimal, meski hanya dalam waktu singkat. Ada tiga pesan yang disampaikannya.

Pertama tetap menjaga integritas dan moral jangan sampai terciderai. Pejabat juga wajib melayani masyarakatnya dengan sepenuh hati dan profesional dalam bekerja.

"Harus terus belajar mengikuti perkembangan jaman," tegasnya.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi nampak hadir menyaksikan pelantikan wakil bupati Cirebon sisa masa jabatan 2019-2024, memberikan semangat bagi wakilnya yang baru.

Menanggapi pesan gubernur dalam pelantikan itu, Imron Rosadi mengatakan siap bersama wakilnya untuk menekan penyebaran Covid-19 dan memulihkan perekonomian Kabupaten Cirebon pasca pandemi.

"Prioritasnya tadi penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, ini tentu menjadi perhatian kami berdua. Bahkan kita kemarin sudah melakukan rapat dengan Forkopimda untuk pelaksanaan PPKM mikro atau parsial,"tegasnya.

Ia mengatakan ada sekitar 100 desa di Kabupaten Cirebon yang akan melaksanakan PPKM parsial dengan pengawasan ketat, karena masih masuk dalam zona merah ditingkat kewilayahan.

"Kabupaten Cirebon masih orange, dari 400 -an desa, 100 masih merah, kita akan perketat dan lakukan penyekatan di desa zona merah tersebut," tegasnya. (spn/jg).

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar