Bupati Lombok Timur Menerima Kunjungan Tiga Perhimpunan Komunitas Tionghoa

Bupati Lombok Timur Menerima Kunjungan Tiga Perhimpunan Komunitas  Tionghoa Dok

Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy, menerima kunjungan tiga Perhimpunan Komunitas Tionghoa yang tergabung dalam Perkumpulan Sosial Bhakti Mulya (PSBM), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di Pendopo.

Kehadiran mereka di tempat itu, guna menyerahkan 300 paket Sembako untuk masyarakat terdampak Pandemi Covid 19 di Lombok Timur. Kegiatan tersebut merupakan bentuk keprihatinan Komunitas masyarakat Tionghoa dan merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka berpartisipasi menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 76 tahun 2021.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Muhammad Juaini Taofik, Kepala Dinas Sosial Mahsin, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Haris, Kabag Ekonomi Setda M. Sapoan dan beberapa pejabat lainnya. Bantuan itu diterima secara simbolis oleh Bupati untuk selanjutnya akan disalurkan oleh instansi terkait yakni Dinas Sosial ke masyarakat terdapak Pandemi Covid yang sangat membutuhkan.

Bupati Lombok Timur menyatakan terima kasih atas kepedulian tiga komunitas tersebut terhadap masyarakat Lombok Timur, yang telah berkali-kali menunjukkan keprihatinannya terhadap masyarakat Lombok Timur. Ia mengunkapkan, saat ini Lombok Timur dalam kondisi berduka karena 4000 orang pekerja Imigran (PMI) kembali dari luar negeri dan kondisinya sangat membutuhkan perhatian. Memang masih banyak yang masih bekerja di luar negeri, namun mereka yang pulang umumnya karena kehabisan masa kontrak, ada juga yang dikembalikan karena masuk secara illegal. Sebagian besar mereka merupakan PMI di Malaysia, Brunei Darussalam, Korea dan negara lainnya.

Bupati mengakui setiap tahun Pemkab Lotim memiliki persediaan beras 100 ton, namun dibanding jumlah masyarakat yang membutuhkan lebih banyak, maka kepada mereka dapat dibagi sama-sama 10 kilogram, itupun tidak dapat dilakukan untuk waktu yang lama. Oleh karena itu disebutnya wujud keprihatinan tiga komunitas tersebut sangat berdampak positif bagi masyarakat Lombok Timur yang membutuhkan bantuan.

Bupati menuturkan pasca bencana Gempa Bumi, Lombok Timur dalam hampir dua tahun terakhir ini bekerja keras melakukan penanggulangan dampak Pandemi Covid-19. Untuk saat ini saja, tercatat sebanyak 93 warga Lombok Timur yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun yang dirawat di dua Rumah Sakit di Lombok Timur hanya 20 orang, sementara 73 orang lainnya dirawat di Mataram, Surabaya, Jakarta dan daerah lain bahkan ada yang di luar negeri, namun ber-KTP Lombok Timur.

Menurutnya, memang kondisi Lombok Timur saat ini sudah kondusif namun yang tidak kondusif garis belakang atau dapurnya. Karena itu paket bantuan sembako yang didiberikan komunitas tersebut, akan segera didistribusikan oleh Dinas Sosial kepada masyarakat yang layak mendapatkan dan sangat membutuhkan.

Dalam penyampaiannya Perwakilan komunitas Tionghoa melihat permasalahan masyarakat yang terjadi di Indonesia dirasakan sebagai masalah bersama. Diterangkan bahwa sebelum dibentuk komunitas, secara personal warga Tionghoa sudah bergerak memberikan bantuan ketika masyarakat mengalami bencana. Diungkapkan pula bahwa ada keterbatasan pergerakan dalam memberikan bantuan ke berbagai tempat di masa Pandemi ini sehubungan dengan pemberlakuan PPKM. Itulah sebabnya komunitas tersebut menyalurkan bantuannya melalui Pemerintah Daerah.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar