Open Donasi Bencana Cianjur

Relawan IMPESA ajak Urunan bantu Korban Gempa Cianjur

Relawan IMPESA ajak Urunan bantu Korban Gempa Cianjur Red Mari bantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat bersama relawan IMPESA yayasan Sinar Pagi Peduli.
CIANJUR - Saat ini wilayah Cianjur, Jawa Barat dan sekitarnya sedang berduka atas musibah bencana alam Gempa Bumi yang menimpanya pada Senin, 21 November 2022 pukul 13:21 WIB setempat.
 
Hingga saat ini, per 23 november 2022 pukul 16.00 WIB diketahui banyak orang meninggal dunia dan banyak korban yang mengalami luka parah serta kerusakan bangunan yang terjadi, seperti Sekolah, Rumah, sarana ibadah, serta bangunan lainnya.
 
Sebagai bentuk solidaritas dan empati sebagai saudara setanah air,  bersama dengan Relawan IMPESA, kami mengajak seluruh orang baik untuk mengirim doa serta memberikan bantuan sebanyak - banyaknya bagi para korban.
 
Bantuan dari kalian semua akan kami salurkan untuk korban yang sudah terdata di posko, sesuai prioritas berdasarkan urgensinya.
 
 
KISAH PILU DEDE SUMIYATI, KORBAN GEMPA CIANJUR
 
Cerita sedih korban bencana gempa bumi dirasakan keluarga besar Dede Sumiyati (21) yang berada di  di Cugenang, Cianjur, Jawa barat.
 
Wilayah ini salah satu lokasi terparah terdampak gempa bumi bermagnitudo 5.6.
 
Dede yang tengah hamil 9 bulan menjadi korban gempa saat dirinya salat persiapan melahirkan.
 
Informasi yang didapatkan,  sebelum kejadian, sebenarnya Dede sudah berniat untuk bersalin.
 
Namun mengurungkan niatnya dan memilih untuk melaksanakan ibadah salat sebelum pergi bersalin.
 
Ia melaksanakan salat di lantai satu rumahnya.
 
Saat sedang salat, gempa bumi terjadi dan meruntuhkan rumah dua lantai milik mertuanya tersebut.
 
Perempuan yang sedang hamil anak pertama inipun terkubur di lantai satu.
 
 “Nggak bisa lari. Di rumah mertuanya, hamil sembilan bulan mau melahirkan,” kata Dedi, seorang keluarga korban.
 
Berdasarkan pantauan jurnalis Kompas TV, Cindy Permadi, di lokasi tertimbunnya Dede, tim gabungan sudah menemukan titik yang diduga menjadi lokasi Dede tertimbun.
 
Semoga alloh tabahkan mereka.
 
 
 
 
 
 
 
 

Editor: Dimas Madia

Bagikan melalui:

Komentar