35 Masjid se-DIY Terima Pentasyarufan Zakat Maal Dokter RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping

35 Masjid se-DIY Terima Pentasyarufan Zakat Maal Dokter RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping Affan Safani Adham

SINARPAGINEWS.COM, YOGYAKARTA - Pentasyarufan zakat maal dokter RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping dilaksanakan di Aula RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (28/3/2024) siang, dihadiri Wakil Direktur Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Dr H Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag, MA, Wakil Direktur Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan RS PKU Muhammadiyah Gamping Cahyono, S.Ag, Wakil Ketua BP Lazismu PWM DIY Maryono, MT dan Ketua KLL Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping Alfis Khoirul Khisholi, S.Kom.I, M.Si.

Sebelum back to masjid ini ada berbagi bersama kaum disabilitas, sapa klinik dan diakhiri THR bagi kaum dhuafa.

RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping akan terus berkomitmen menyalurkan dana sesuai dengan regulasi Lazismu kepada yang membutuhkan. "Komitmen ini akan menjadi penyala semangat dalam usaha menjalankan program kerja yang telah diputuskan sebelumnya," kata Ikhwan Ahada.

Ikhwan mohon doa restu agar KLL Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping bisa menjalankan dan mengemban amanah para muzakki yang tidak ringan. "Kami perlu dukungan dari masyarakat," kata Ikhwan Ahada.

Pada kesempatan itu Wakil Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Cahyono, S.Ag, menyampaikan paparan keutamaan penguatan gerakan kemasjidan serta hikmah atau keutamaan menjadi pemakmur dan pengurus masjid. Sebelum berkeluarga, Cahyono pernah menjadi marbot dan tinggal di masjid.

"Kita harus tetap berjuang menjadi pejuang masjid karena pejuang masjid sangat utama dan bernilai pahala tinggi di sisi Allah SWT," papar Cahyono.

Bagi Cahyono, siapa lagi yang akan memakmurkan masjid? "Menjadi pengurus masjid adalah tugas mulia yang harus kita laksanakan," ujar Cahyono.

Kali ini Kantor Layanan Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta memberikan bantuan sebesar Rp 35 juta kepada masjid-masjid se-DIY. "Meski tidak seberapa nilainya, diharapkan bisa menjadi pemicu kemakmuran masjid," kata Alfis Khoirul Khisholi.

Back to masjid dimaksudkan untuk memberdayakan masjid. Dan itu satu semangat yang dibangun KHA Dahlan. "Kami bangun kemakmuran di masjid," ungkap Alfis.

Masjid sebagai sasaran pentasyarufan karena masjid tempat dilakukannya pembinaan masyarakat sehingga adanya bantuan itu akan menghidupkan masjid.

Wakil Ketua BP Lazismu PWM DIY, Maryono, menyambut baik adanya program tasharuf zakat dokter. "Semoga hal ini bisa menjadi motivasi lainnya untuk melaksanakan tasyaruf zakatnya," kata Maryono.

Program zakat mal berbasis masjid ini sesuai dengan program Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, yaitu back to masjid. Dan pemberian zakat maal ini - sumber infak dan shodaqoh berasal dari dokter di RS PKU Muhammadiyah - sebagai rangkaian program RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping pada bulan Ramadan 1445 Hijriyah.

Masjid yang menerima manfaat dana KL Lazismu itu merupakan masjid yang lolos verifikasi proposal yang tersebar di Gunungkidul (19), Sleman (6), Bantul (1), Kulonprogo (8) dan Kota Yogyakarta (1). Masing-masing masjid menerima dana tasyaruf sebesar Rp 1 juta dari dana yang disisihkan dokter-dokter di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping. (Fan)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar