ADD Desa Ciheulang Ciparay Rp.100 Juta Dibelikan 30 Ekor Kambing Patut Dipertanyakan Keberadaanya

ADD Desa Ciheulang Ciparay Rp.100 Juta Dibelikan 30 Ekor Kambing Patut Dipertanyakan Keberadaanya

SINARPAGINEWS.COM KAB.BANDUNG – Anggaran Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukan untuk pemberdayaan masyarakat di Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung sebesar Rp.100 Juta pada Tahun 2022 dibelikan 30 ekor Kambing/Domba dan keberadaanya patut dipertanyakan.

Sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA), Kades melalui Bumdes pada bulan Maret 2022 di Kapung Ciheulang Tonggoh RW.18 diserahkanlah 30 Ekor Kambing kepada Den Ali sebagai ketua kelompok yang disaksikan dan dihadiri oleh Gugum selaku Camat Ciparay, pihak BPD, Dinas Peternakan Kabupaten Bandung dan ketua Bumdes serta pendamping kecamatan Tirta.

Dalam perjalanan waktu ternak kambing/Domba yang sudah lama digulirkan kepada masyarakat melalui ketua kelompok dan hasil pantauan awak media dilapangan keberadaan ternak Kambing/Domba tersebut usut punya usut tidak jelas (goib) berawal dari kecurigaan warga masyarakat Desa Ciheulang yang menemukan kandang pindah-pindah.

Sebagai BPD dan ketua Bumdes Desa Ciheulang langsung melakukan kroscek pada para anggota peternak kambing/Domba masing-masing,namun terjadi adanya saling tuding dengan tidak ada kambingnya apalagi perkembangannya.

Dengan adanya dugaan penyimpangan itu, Den.Ali selaku ketua kelompok peternak kambing/Domba sempat dipanggil oleh Tirta sebagai Pendamping Kecamatan Ciparay guna dimintai keterangan, namun pada saat itu Den Ali ketua kelompok tidak kunjung datang/mangkir.

Dan pada bulan November Tahun 2022 dan bulan Maret 2023, Ketua kelompok peternak dan ketua Bumdes dan wakil BPD Acep Rusmin, Den Ali menjawab bahwa kambing ada yang mati dan dijual belikan.

Sementara itu, Guna untuk mendapatkan keterangan yang lebih jelas dan trasparan awak media SPN mendatatangi rumah kepala desa namun tidak ada dan mencoba menghubungi lewat telepon Wa an untuk klarifikasi malah di blokir nomor awak medianya Kamis,28/03/24.

Sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di dalam hal ini, Pastinya sudah mengetahui kabar keluar masuknya hewan ternak yang telah digulirkan dimasyarakat.

Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Jawa Barat Khoirul Anwar, atas permasalahan kondisi pertanggungjawaban ADD Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay yang sebesar Rp.100 Juta dibelikan 30 Ekor Kambing patut dipertanyakan keberadaanya dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera tangkap para pelakor yang diduga terlibat dalam kucuran Dana Desa tesebut.

Laki Jabar juga akan segera melakukan pelaporan kepada (APH) dan menegaskan kepada daerah Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Kecamatan dan Desa Ciheulang harus mempertangungjawabkan pengunaan anggaran ADD 2022 yang bersumber dari APBN. ”tandas Bang Anwar kepada SINARPAGINEWS.COM sabtu (30/3/2024) (red)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar