Soroti Kasus Perebutan Anak WNA Korea Selatan Amy BMJ, Indra Tarigan Sentil Sikap dr. Richard Lee

Soroti Kasus Perebutan Anak WNA Korea Selatan Amy BMJ, Indra Tarigan Sentil Sikap dr. Richard Lee Chairul Ichsan Pengacara Indra Tarigan dan rekan

SINARPAGINEWS. - Pengacara Indra Tarigan menyoroti kasus perebutan anak antara WNA Korea Selatan Amy BMJ dan Aden Wong yang melibatkan seorang perempuan Indonesia berinisial TE.

Diketahui, sebelumnya viral sebuah video yang memperlihatkan Amy menangis ingin mengambil anaknya yang masih bayi dari tangan asisten suaminya, berinisial TE yang diduga juga menjadi orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Menanggapi kasus tersebut, Indra Tarigan sangat tidak setuju dengan sikap TE. Menurutnya, anak tersebut masih bayi sehingga lebih tepat untuk diasuh langsung oleh ibu kandungnya.

"Kalau dibawah umur biasanya diasuh sama ibu kan. Nah kalau dia memang belum menikah, dia ngambil itu anak ataupun katanya si suaminya yang ngasih ke dia itu tetep salah. Itu kena Undang Undang Perlindungan Anak Pasal 330. Itu diancam pidananya lumayan lho, kalau nggak salah tujuan tahun itu, " ujar Indra Tarigan saat berbicara di depan awak media di Jakarta, Sabtu (22/3/2024).

Tak hanya sampai disitu, Indra juga menyentil sikap dr. Richard Lee yang menampilkan putri pertama Amy dan Aden Wong di podcast. Menurut Indra, hal itu sama saja dengan mengeksploitasi anak.

"Kalau menurut aku itu termasuk perdagangan anak juga jatuhnya karena menghasilkan duit, eksploitasi anak tepatnya gitu, " jelasnya.

Kemudian, dia juga mengapresiasi soal banyak pengacara yang katanya siap membela dan mendampingi Amy BMJ selama menghadapi proses hukum di Indonesia.

"Berarti pengacara ini punya hati, hatinya bagus ini karena pengacara ini merasa ini korban yang harus dibela. Ini pengacara-pengacara hebat, " ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Indra juga mengaku siap apabila diminta untuk mendampingi Amy sebagai kuasa hukum di Indonesia.

"Kalau menurut saya berdasarkan undang-undang yang berlaku, 100 persen saya akan membantu, " pungkasnya.

Editor: Chairul

Bagikan melalui:

Komentar