Bintang Pantura 6 Siap Digelar Dengan Konsep Virtual

Bintang Pantura 6 Siap Digelar Dengan Konsep Virtual Chairul Ichsan Dyah Novia (24), peserta audisi online Bintang Pantura 6 Indosiar asal Yogyakarta.

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA - Setelah vakum selama 3 tahun, Bintang Pantura salah satu ajang pencarian bakat penyanyi dangdut pada 2021 ini digelar kembali dengan konsep virtual.

VP Programming Acquistion Indosiar, Seli Pontoh mengatakan, audisi tersebut digelar lagi atas permintaan penggemar dan masyarakat umum. Pendaftaran audisi Bintang Pantura 6 dilakukan secara virtual sejak 11 hingga 23 April. Nantinya, mereka yang lolos akan tayang di Indosiar secara live.

“Jadi kami melakukan kembali audisi Bintang Pantura. Namun pada kali ini dikemas secara online atau virtual karena memang masih dalam pandemi. Untuk saat ini kita masih melakukan audisi online, sementara nanti kapan tayang masih kita godok. Lagi pula saat ini kan masih berlangsung Liga Dangdut, jadi setelah itu nanti akan tayang di TV,” ucap Seli saat press conference secara virtual, Kamis (22/4/2021).

Seli menjelaskan, pendaftaran audisi Bintang Pantura secara online ini dibuka bagi siapa saja. Menurutnya, audisi Bintang Pantura ini sedikit berbeda dengan ajang audisi lainnya. Bintang Pantura menyasar penyanyi lokal seperti penyanyi cafe, wedding, penyanyi panggung, supaya mereka bisa melebarkan sayap dan mengeluarkan bakatnya melalui audisi ini.

“Berbeda dengan Lida (Liga dangdut) ataupun D’Academy,” ungkapnya. Terkait bedanya sat ditanya Bintang Pantura sebelumnya, ia menjelaskan salah satunya adalah tidak adanya penonton.

"Namun kita optimis ajang tersebut tetap seru karena alumni Bintang Pantura akan dihadirkan, Bisa-bisa panggung itu akan penuh,” ujarnya.

Seli Pontoh lebih jauh mengatakan, Mudah-mudahan ini akan memberi wadah yang luar biasa buat setiap bakat-bakat dimanapun juga yang akan menjadi calon Bintang Pantura.

Kata asli, Bntang Pantura ini lebih menyasar pada penyanyi yang sudah berpengalaman dari panggung ke panggung. Yang menjadi point penting adalah bagaimana kemampuan mereka untuk menghibur dan punya pengalaman dari panggung yang biasa dilakukan mereka kita bawa ke panggung besar Indosiar.

"Jadi kemampuan untuk menghibur, berekspresi, joget bernyani dimana Bjntang Pantura itu ada regedut, pop dangdut, campur kroncong, campur sari juga lebih kaya dengan atraksi-atraksinya dipanggung." Jelas Seli

Ini yang mau kita hadirkan alunan musik pantura ini di panggung besar Indosiar. Tentunya seperti Liga Dangdut mereka punya otodidak dalam manggung, mereka akan dilatih menyanyi yang benar.

Di Bintang Pantura bagaimana mereka menampilkan yang lebih baik lagi, cara berpakaian, cara bernyanyi, cara berekspresi, cara berbicara. cara joget yang benar, bisa menyesuaikan musik dengan koreografi, mereka akan dilatih. 

Ini yang membedakan Bintang Pantura dengan Liga Dangdut. Karena biasanya yang ikut memang penyanyi yang sudah banyak melintang di banyak panggung lalu kita beri wadah di panggung besar Indosiar. 

Audisi Bintang Pantura ini diadakan lagi karena banyaknya permintaan dan ini sudah saatnya kita bikin kembali Bintang Pantura karena ada banyak bakat yang luar biasa.

Pada waktu kita mengadakan audisi Lida, kita justru melihat wah ini lebih cocok untuk Bintang Pantura, jadi akhirnya kita mengadakan Audisi Bintang Pantura karena melihat luar biasa banyak sekali calon-calon Bintang Pantura diluar sana yang justru harus mendapatkan wadah. 

Kita bisa melihat mereka lebih ekspresif sekali, bahkan setelah mereka mengirimkan form juga harus nyanyi di IG mereka dan juga harus mengirimkan link pengalaman mereka di panggung. 

Sehingga kita bisa melihat oooohhh mereka memang dipanggung. Ini hal yang luar biasa ya, lalu bagaimana mereka beratraksi diatas panggung.

Pada waktu audisi pun kita akan mencoba mereka dengan warnanya mereka sendiri. Ini jadi tantangan mereka sendiri bisa menunjukkan bakatnya.

Bintang Pantura ini memang membutuhkan kreatifitas yang luar biasa dan kita bisa mengatasinya karena kita punya banyak Bintang Pantura.

Beberapa Bintang yang mengikuti audisi saat diwawancari secara daring antara lain yaitu. Diah Novia (24) domisili Yogyakarta, asal Blitar Jawa Timur. Alumni ISI Yogyakarta Jurusan Theatre. Sebelumnya nyanyi secara autodidak dan belajar di Seni Peran. 

"Motovasinya mengikuti audisi ini yang jelas ingin melebarkan sayap didunia entertainment dan nyanyi. Terus memanfaatkan ruang yang yang sudah diberikan oleh Indosiar," kata Novia.

Prestasinya sejak SD sampai SMA selalu ikut lomba mewakili sekolahnya hingga ke tingkat provinsi. awalnya otodidak. ketika ada lomba dari pemerintah ataupun pencarian bakat ada tahap latihannya.

"Persiapannya kalau di Yogyakarta itu bikin Content ngelike lagu lagu baru. Karena ini Bintang Pantura kebetulan lagu-lagunya Jawa, sayapun pelajari lagu-lagi Indonesia dan dangdut Indonesia. Mendengarkan bit yang lebih cepat biar gak kaget kalo nanti dapat bitnya yang cepat," imbuh Novia.

"Saya rasakan nervous, kebetulan juga diajarkan olah pernafasan untuk menghilangkan nervous sehingga tenang lagi, Agar lebih Pede saya sih lakukan persiapan dan ketenangan," katanya.

Audisi Bintang Pantura ini baru pertama kali diikutinya. Prestasi selama ikut dari SD hingga SMA mengikuti kejuaraan hingga tingkat provinsi. 

Keinginan pencarian bakat itu sudah lama ingin ikut, kebetulan ada pencarian bakat Bintang Pantura ini saya ikut untuk lebih berkembang lagi dan bisa mendapatkan ilmu baru. 

Sebelumnya menyanyikan dengan alunan yang pelan, tantangannya persiapan mental, lebih pede dan mempelajari lagu-lagu yang temponya lebih cepat. 

Selanjutnya, Fariz Rizky Pratama (27) asal Surabaya. Informasi yang saya terima Bintang Pantura akan buka lagi saya klik link daftar masukkan data dan upload video kemudian Alhamdulillah beberapa hari lalu ada panggil audisi dari Indosiar untuk mengikuti audisi via zoom dan diberikan waktu lebih oleh dewan juri untuk menggali potensi diri yang dimilikinya. 

"Sebelumnya saya bisa menyanyi KPop, Keroncong, semoga hasilnya memuaskan untuk saya nanti," kata Fariz.

Farid menambahkan, Tampil di event maupun audisi persiapkan doa, stamina, kesehatan, materinhang akan dibawakan, perbanyak feferensi lagu sesuai kararakter yang bisa ditonjolkan nanti saat penjurian maupun saat lolos nanti. 

Selanjutnya Linda (16) dari Rembang Kelas 1 SMA, ikut audisi ini kemauan sendiri, ortu hanya mensuport dan mendoakan. Perestasi menyanyi SLS2N sampai kabupaten Rembang menuju tingkat provinsi. 

Editor: Chairul Ichsan

Bagikan melalui:

Komentar