Film Like and Share Angkat Isu Remaja Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Film Like and Share Angkat Isu Remaja Perempuan Korban Kekerasan Seksual Chairul Ichsan Para kru dan pemain film Like and Share turut dihadirkan dalam Premiere Jakarta pada Selasa, 29 November 2022 di Epicentrum XXI, seperti penulis skenario Gina S Noer, para pemain ada Arawinda Kirana, Aurora Ribero, Aulia Sarah, dan Jerome Kurnia, juga Produser Chand Parwes

SINARPAGINEWS.COM, Film genre remaja Like and Share mengangkat isu remaja perempuan sebagai korban kekerasan seksual, disertai dengan bumbu digital media sosial yang membuat makin ruwet persoalan. Film genre remaja Like and Share yang dibintangi artis muda Arawinda Kirana dan Aurora Ribero, menampilkan adegan yang unik dan berani.

Kerumitan persoalan remaja perempuan di film Like and Share bakal diurai secara apik dengan sistematis dan menyeluruh oleh sang penulis skenario sekaligus sutradara Gina S Noer. 

Sebagai penulis skenario papan atas, Gina S Noer ingin menyampaikan pesan agar film Like and Share bisa menjadi sebuah ruang publik dalam diskusi tentang melindungi remaja dan perempuan Indonesia. 

"Saya berharap dengan adanya film ini bisa membuka ruang diskusi dan menjadi titik tolak para pengambil kebijakan, para aparat pemerintah, polisi, orang tua, pendidik, semua yang bisa melindungi remaja dan perempuan Indonesia," kata Gina Gala Premiere Jakarta pada Selasa, (29/11/2022) di Epicentrum XXI.

Gina mengatakan dalam film Like and Share juga sekaligus sebagai kritik membangun bagi penanganan pelaksanaan UU tindak pidana kekerasan seksual terhadap perempuan. "Agar lebih berpihak pada korban, menegakan pelaksanaan undang-undang tindak pidana kekerasan seksual, membuat infrastruktur yang lebih ramah perempuan,anak dan remaja," katanya.

Dalam kesempatan yang sama Produser Chand Parwez Servia memaparkan, Kehadiran Gina S. Noer sebagai penulis skenario sekaligus sutradara perempuan, memberi Starvision ruang untuk mengangkat isu-isu tentang perempuan bersama Wahana Kreator. Sejak menulis dan berperan sebagai sutradara Dua Garis Biru (2019) yang berhasil jadi karya jujur, dan terbukti membuka ruang diskusi hal-hal tabu agar dibicarakan dalam keluarga. 

"Kami sepakat untuk membuat karya penting yang dekat tapi sering terabaikan. Kegelisahan saya sebagai seorang ayah dengan 4 anak perempuan yang 3 diantaranya remaja, bisa disuarakan dengan baik oleh Mbak Gina," ucap Chand Parwes.

Ia menjelaskan, "Ketika LIKE & SHARE premisnya disampaikan, saya langsung suka karena yakin isu yang diusungnya penting dijadikan tontonan asik yang menarik. Draft demi draft kami terus berdiskusi untuk menajamkan “suara” yang hendak disampaikan lewat LIKE & SHARE in," tuturnya.

Proses produksi yang melibatkan tenaga profesional seperti Psikolog yang melakukan pendampingan kepada pemain selama proses produksi berlangsung, Intimacy Coach untuk dapat menciptakan ruang produksi yang aman bagi semua pihak sampai dengan LBH Apik sebagai lembaga hukum yang membantu kami untuk memahami isu kekerasan yang diangkat dalam film ini dengan lebih baik, serta sampai akhirnya dapat berkolaborasi dengan gerakan dari rekan-rekan di Kawan Puan dan Kitabisa dengan melakukan campaign #KamiBersamamu untuk membantu korban yang mengalami Kekerasan Seksual terhadap perempuan. 

Film ini menawarkan karya kebaruan yang dibutuhkan oleh penonton yang pasca pandemi berubah pilihan nontonnya di bioskop. LIKE & SHARE semakin lengkap karena ensemble casis yang luar biasa, juga tim produksi pilihan yang hadirkan kekinian. Pasca produksi yang panjang berjalan seru, semuanya menjadi orkestrasi indah wujudkan LIKE & SHARE sebagai film keluarga yang penting. 

"Sudah saatnya kita melihat, mendengar dan merasakan hal-hal yang selama ini terjadi, dan mari tumbuhkan lebih dari empati tetapi sikap tegas, bahwa #KamiBersamamu. mari rayakan kesuksesan sinema Indonesia dengan hadirkan karya yang bisa menghibur, menggugah dan membuka ruang diskusi hingga pergerakan," ujar Produser Chand Parwes.

"Terima kasih untuk segenap tim yang terlibat dalam karya ini, juga kepada berbagai pihak yang terus-menerus menunjukkan kecintaannya dengan memberi masukan-masukan positif di FGD-FGD hingga siap rilis. Khusus kepada penonton-penonton pertunjukkan khusus dan special show, kami sangat terharu atas antusias dan apresiasinya," tutup Parwes.

Dalam kesempatan yang sama Sutradara - Gina S. Noer mengungkapkan, "Saya tidak pernah membayangkan menjadi perempuan, ibu, dan pekerja film di tengah komplikasi dunia digital saat ini. Transformasi dunia kita kini berhadapan langsung dengan kegagapan masyarakat kita menghadapi kasus kekerasan seksual, sistem hukum, serta penggunaan teknologi/sosial media dengan beradab". 

Karena itulah film LIKE & SHARE ini dibuat. Beberapa dari kami adalah penyintas, keluarga, dan sahabat dari penyintas. Kami juga orangtua, kerabat, dan pendidik yang tak ingin anak, saudara, dan murid kami menjadi korban, pelaku, dan bystander. 

"Kami buat film ini dengan kehati-hatian, jernih, dan penuh kasih. Segala tantangan kami hadapi dengan keyakinan bahwa niat baik akan mengantarkan ke takdir terbaik untuk film ini, Jadi semoga film ini bisa diterima oleh masyarakat luas serta kepada para pembuat kebijakan. Bukan hanya untuk membuka diskusi di ranah privat, tetapi juga untuk mengawal kebijakan publik yang baik dan berpihak pada korban, terlepas apapun gendernya. Sebab persoalan pelik ini selalu membutuhkan kerja baik kita bersama" tutur Gina.

Gina S Noer menggandeng dua pemeran sentral di film Like and Share yakni Arawinda Kirana sebagai Sarah dan Aurora Ribero sebagai Lisa.

Sarah dan Lisa merupakan dua sahabat di SMA dan saling support sistem untuk berani speak up saat menjadi korban kekerasan seksual.

"Kita bisa menjadi lisa dan Sarah untuk satu sam lain, agar tidak ada lagi korban yang tak tersuarkan. Tidak ada lagi para pelaku seperti Devan, atau bahkan yang suka ngeshare yang suka nonton video porno seperti Lisa dan Sarah," katanya.

Arawinda Kirana menyampaikan bahwa kekerasan seksual pada remaja perempuan yang ia perankan penuh dengan layer dan penuh manipulasi. Ia berperan sebagai Sarah, remaja SMA yang menjadi korban pemerkosaan dan berusaha bertahan. "Dan dalam film kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada Sarah itu adalah bentuk kekerasan seksual yang tidak terlihat," katanya.

Arawinda Kirana juga berpesan kepada siapa saja untuk lebih bijak dalam bermedia sosial apalagi kultur medsos masyarakat penuh dengan siber bullying saat masuk sebagai korban.

Arawinda Kirana menyampaikan bahwa kekerasan seksual pada remaja perempuan yang ia perankan penuh dengan layer dan penuh manipulasi.

Ia berperan sebagai Sarah, remaja SMA yang menjadi korban pemerkosaan dan berusaha bertahan. "Dan dalam film kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada Sarah itu adalah bentuk kekerasan seksual yang tidak terlihat," katanya.

Arawinda Kirana juga berpesan kepada siapa saja untuk lebih bijak dalam bermedia sosial apalagi kultur medsos masyarakat penuh dengan siber bullying saat masuk sebagai korban. "Dengan adanya konflik itu dalam film, saya berharap orang tambah aware dengan kasus kekerasan seksual yang disembunyikan, dan untuk wanti-wanti dalam konsumsi internet karena di dalam video porno yang dilihat ada seorang gadis yang diperkosa atau tersakiti," pesannya.

LIKE & SHARE tayang di Gala Premiere Jakarta pada Selasa, 29 November 2022 di Epicentrum XXI setelah sebelumnya hadir dalam bentuk pemutaran khusus dan nonton bareng bersama dengan khalayak dan komunitas di kota Bogor, Bandung, Semarang dan Yogyakarta. 

Terpilih untuk berkompetisi dan masuk dalam kategori Main Competition di Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-17, pemutaran khusus di Yogyakarta berlangsung selama 2 hari dari tanggal 27 hingga 28 November 2022. 

Sinopsis film Like and Share berkisah tentang Lisa (Aurora Ribero) dan Sarah (Arawinda Kirana), dua remaja 17 tahun, Keduanya ingin selalu bersama dengan menerima satu sama lain apa adanya. Namun, semua jadi sulit ketika obsesi Lisa pada pornografi membuat mereka menjauh dan sendirian saat mengeksplorasi terang-gelapnya dunia remaja.

Para kru dan pemain film Like and Share turut dihadirkan seperti penulis skenario Gina S Noer, para pemain ada Arawinda Kirana, Aurora Ribero, Aulia Sarah, dan Jerome Kurnia. Rencananya film Like and Share akan tayang serentak di bioskop tanah air mulai tanggal 8 Desember 2022 nanti. (*)

Editor: Chairul Ichsan

Bagikan melalui:

Komentar