Cinta Kuliner Indonesia, Puan Borong Sego Kucing di Yogyakarta

Cinta Kuliner Indonesia, Puan Borong Sego Kucing di Yogyakarta Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM,PEREMPUAN - Puan Maharani dikenal sebagai pemimpin yang menyukai kuliner khas Indonesia. Seperti ketika diwawancarai oleh Boy William. Ia mengaku menyukai makanan pinggir jalan.

Hal itu dibongkar Puan Maharani kepada Boy William saat keduanya duduk santai di tangga Gedung DPR/MPR RI, seperti terlihat di kanal YouTube Boy, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, putri Megawati Soekarnoputri mengajak Boy untuk berkeliling di kantornya serta mendatangi ruang sidang paripurna Gedung DPR/MPR RI.

Setelah lelah, Puan Maharani memutuskan untuk menikmati angin sepoi-sepoi di luar gedung bersama Boy William.

"Tahu enggak kita kurangnya apa? Rujak" ucap Boy William kepada Puan.

"Rujak sama pisang goreng pakai teh manis," timpal Puan.

Boy William penasaran dengan makanan kesukaan wanita kelahiran Jakarta, 6 September 1973. Apakah Puan juga suka makanan pinggir jalan?

"Doyan," jawab Puan tegas.

Boy pun bercerita bahwa kenikmatan makan ketoprak pinggir jalan dengan restoran sangat jauh berbeda. Puan pun menimpali, "Nguleknya abis terima uang bayaran ngulek lagi."

Kesukaan Puan Maharani terhadap makanan pinggir jalan dibuktikan saat ia berada di Klaten dua tahun lalu. Ia menyempatkan diri untuk kulineran sederhana.

Selain menyantap ayam goreng favoritnya, ibu dua anak ini juga menikmati lezatnya sop ayam, soto bening serta baceman.

"Makanan di sini sedap, dan di Jakarta enggak ada," ungkapnya dalam perbincangan dengan Boy.

Borong Sego Kucing di Angkringan Jogja

Ternyata, kecintaannya terhadap makanan pinggir jalan, sudah dirasakan saat kuliah di Universitas Indonesia. Kala itu, ia menikmati makanan bersama teman-temannya di balsem alias balik semak.

Di sana ada makanan favorit wanita bernama panjang Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi adalah bakso dan tape ketan pulut.

"Saya belum pernah merasakan lezatnya tape ketan di tempat lain. Yang lain kalah dibanding tape ketan pulut balsem. Ndak tahu itu kan jualannya di kaki lima," kenangnya.

Terbaru, dalam kunjungannya di Yogyakarta, Puan Maharani tengah asik menikmati kuliner khas sego kucing di angkringan.

Di sana, Puan pun memborong makanan yang dijajakan sang penjual yang sudah lanjut usia bernama Mbah Giyo.

Puan bersama rombongan DPR RI mampir ke Angkringan Daratan milik Mbah Giyo yang berada di Sleman, DIY, Kamis 11 November. Di lokasi ini, ia menyapa warga yang berada di sekitar angkringan.

Kemudian perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu membeli banyak nasi kucing yang menjadi makanan khas angkringan Yogya. Puan juga memborong gorengan hingga sate-sate, makanan pelengkap sego kucing.

"Mbah, tak tumbas (saya beli) ini nasi kucing, mendoan, goreng-gorengan nggih,” ujar Puan.

Mbah Giyo yang berjualan dibantu oleh anaknya merasa senang didatangi oleh Puan. Mbah Giyo juga bercerita sudah lama membuka angkringan, dan tetap semangat berjualan walaupun sudah tidak muda lagi.

Kulo dongakke (saya doakan) panjang umur, semua sehat ya," ucap Mbah Giyo kepada Puan yang datang didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Kustini-Danang Maharsa.

Tak jauh dari lokasi angkringan, terdapat sebuah Posyandu. Puan lantas mendatangi Posyandu Datri Husada itu yang sedang melakukan penimbangan anak balita dan pengecekan kondisi lansia.

"Di masa Pandemi COVID-19, bagaimana caranya bisa terus melayani lansia dan balita?" tanyanya kepada salah satu kader Posyandu.

Kader Posyandu Datri Husada menjelaskan ada 118 lansia dan 26 balita di daerah setempat yang dibantu dan dipantau kesehatannya. Saat kondisi COVID-19, pemantauan dilakukan secara ‘door to door’ sebagai antisipasi penularan virus.

"Balita dan para lansia ditimbang badan, cek tensi, dan pembagian PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Bila membutuhkan obat-obatan biasanya didapat dari Puskesmas," jelas salah satu kader Posyandu.

Kepada anak-anak yang berada di lokasi, Puan membagi-bagikan buku dan alat tulis. Ia juga sempat mencicipi pisang rebus bersama lansia yang sedang mengecek dirinya ke Posyandu.

“Mbah-mbah harus selalu menjaga protokol kesehatan ya, termasuk juga ibu-ibu harus memastikan anaknya terlindungi dari virus COVID-19. Maka harus ikut vaksin ya,” ungkap Puan.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar