Pemprov Papua Segera Dorong Vaksinasi COVID-19 bagi Atlet PON

Pemprov Papua Segera Dorong Vaksinasi COVID-19 bagi Atlet PON Dok

SINAR PAGI NEWS,PAPUA -  Pemerintah Provinsi Papua segera mendorong pelaksanaan vaksinasi terhadap seluruh atlet bumi cenderawasih, yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, sebagaimana instruksi KONI Pusat.

Penegasan ini disampaikan Sekda Papua Dance Yulian Flassy, usai bertemu para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi, Senin (22/3/2021) petang.

“Ada ribuan atlet yang belum di vaksin. Ini yang akan kita genjot (di Papua) karena sebuah persyaratan untuk bisa ikut di PON. Bahkan masyarakat wajib,” terang dia.

Sekda katakan dalam waktu yang tidak terlalu lama pula, dirinya akan mengundang pihak PB PON dan KONI Papua untuk bersinergi terkait pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Pertemuan juga membicarakan persiapan pelaksanaan PON yang tetap digelar pada 2 s/d 15 Oktober 2021, sebagaimana penegasan Presiden Jokowi.

“Intinya, 1 atau 2 bulan sebelum PON para atlet Papua ini sudah harus di vaksin. Juga termasuk ofisial dan masyarakat sekitar venue. Begitu pula kita akan selektif agar para atlet dan ofisial yang bakal datang ke Papua, semuanya wajib sudah divaksin,” pungkas dia.

Sebelumnya, dari hasil pertemuan PB PON Papua bersama KONI Pusat di Jakarta beberapa waktu lalu, mewajibkan semua peserta PON XX 2021, wajib mengikuti vaksin COVID-19, sebelum menjejakkan kakinya di Bumi Cenderawasih.

Menurut Wakil Ketua KONI Pusat yang juga Ketua Panwasrah PON XX Papua, Suwarno, tak hanya atlet dan ofisial dari masing-masing provinsi, panitia pelaksana PON XX di Papua serta masyarakat sekitar venue pun wajib mendapat vaksin COVID-19.

Hal demikian agar pelaksanaan PON pada 2 s/d 15 Oktober 2021 mendatang, tidak menjadi klaster baru penularan COVID-19.

Suwarno juga meminta seluruh KONI masing-masing provinsi, berkoordinasi dengan pemerintah daerahnya agar, baik atlet maupun ofisial bisa segera di vaksin.

Karena waktu pelaksanaan PON XX sudah semakin dekat. Sehingga di sisa waktu saat ini, dapat dimanfaatkan untuk melengkapi hal-hal yang kurang.*(spn/Papua).

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar