Renja 2022 Dinas Kehutanan Provinsi Jabar

Forum Perangkat Daerah Dinas Kehutanan Jawa Barat Tahun 2021

Forum Perangkat Daerah Dinas Kehutanan Jawa Barat Tahun 2021 Asep Ruslan Kegiatan Forum Perangkat Daerah Bidang Kehutanan Provinsi Jabar 2021 (Foto: Asep)

SINAR PAGI NEWS, SUMEDANG - Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Dishut Jabar) dengan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) menggelar “Forum Perangkat Daerah Bidang Kehutanan Provinsi Jawa Barat Tahun 2021” yang digelar secara online dan offline di Puri Khatulistiwa Hotel Jl. Raya Jatinangor Km 20, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (23/3/2021).

Kegiatan Forum Perangkat Daerah Bidang Kehutanan Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 ini dibuka dengan nyanyian lagu Indonesia Raya dan lagu Mars Rimbawan (Seruan Rimba).

Dalam sambutannya Ketua Penyelenggara Ade Hadeansyah mengatakan, Forum Perangkat Daerah Dishut Jabar ini dihadiri 100 orang peserta digelar sesuai protokol kesehatan dan dilaksanakan secara online dan offline.

Ade Hadeansyah Sekretaris Dishut Jabar (Foto: Asep)

Hadir secara tatap muka/langsung Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat R. Yunandar Eka Perwira, Perangkat Daerah lingkup Provinsi Jawa Barat, Sekretariat/Bidang/CDK/UPTD Lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perum Perhutani Divisi Regional Jabar, Perguruan Tinggi (Fakultas Kehutanan Universitas Winayamukti (UNWIM), Sekolah Ilmu Teknologi Hayati ITB, Fakultas Kehutanan IPB, Fakultas Pertanian UNPAD, Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi dan Fakultas Pertanian UNSWAGATI), Komunitas (Asosiasi Perlebahan Indonesia Daerah Jawa Barat (APIDA Jabar), IPKINDO DPW Jabar, Paguyuban LMDH Provinsi Jabar, DPKLTS Jawa Barat, Asosiasi Hutan Rakyat dan Forum DAS Jawa Barat) dan Tim Akselerasi Pembangunan Provinsi Jawa Barat.

IPKINDO Jabar M. Yusuf, Kadishut Jabar Epi Kustiawan dan APIDA Jabar Asep Ruslan (Foto: Asep)

APIDA Jabar Asep Ruslan dan Paguyuban LMDH Provinsi Jabar Omo Sarma (Foto: Asep)

Hadir secara online/virtual BAPPEDA Kabupaten/Kota se Jawa Barat, Pejabat Struktural/Pejabat Fungsional/Fungsional Umum di CDK Wilayah I sd. IX/UPTD lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dan Fungsional Umum lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

“Penyelengaraan Forum Perangkat Daerah ini didasarkan pada Peratuan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan  Merupakan  Kelanjutan Dari Rapat Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Dinas Kehutanan Tahun 2022 yang telah dilaksnakan pada tanggal 9-10  Maret  2020 juga di Puri Khatulistiwa Hotel ini,” kata Ketua Penyelenggara Ade Hadeansyah dalam sambutannya.

Menurut Ade, Forum Perangkat Daerah  merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat, dan dunia usaha (Pemangku Kepentingan), untuk penyempurnaan rancangan kebijakan Penyusunan Renja Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

“Kami atas nama panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah memberikan dukungan, sehingga Forum Perangakat Daerah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dapat terselenggara dengan baik,” pungkasnya.

Pemaparan Renja Dinas Kehutanan Provinsi Jabar 2022 oleh Epi Kustiawan (Foto: Asep)

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Epi Kustiawan dalam paparannya menjelaskan, acara forum perangkat daerah ini akan memetakan rencana kegiatan bidang kehutanan di tahun 2022 mendatang.

“Alhamdulilllah pada hari ini kita bisa menyelenggarakan forum ini sebagai rangkaian kita untuk menyajikan perencanaan terkait dengan urusan kehutanan yang nantinya di tahun 2022 akan menjadi aktivitas kita sehari-hari,” ujar Epi.

Kegiatan forum perangkat daerah ini menurut Epi, upaya Sinkronisasi dan Sinergitas Program antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan para pihak dalam rangka penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Dinas Kehutanan Tahun 2022.

APIDA Jabar Asep Ruslan dalam penandatanganan rumusan hasil diskusi (Foto: Asep)

Rumusan yang dihasilkan dalam Forum Perangkat Daerah Bidang Kehutanan Provinsi Jabar :

  1. Untuk menggali inovasi di sektor Kehutanan, agar didorong pengembangan  kapasitas Sumber Daya Manusia (Capacity building).
  2. Dalam rangka transformasi birokrasi agar dilakukan dengan strategi regulasi, fasilitasi dan akselerasi.
  3. Strategi membangun Jabar Juara di bidang Kehutanan dilakukan dengan melalui Inovasi, Kolaborasi, Digitalisasi,  Desentralisasi dan Pro Business, Enviroment, inclusive dan active.
  4. Penjabaran Visi dan Misi ke dalam Program dan Kegiatan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah.
  5. Agar Tahura Ir. H. Djuanda menjadi Icon Jabar dengan menjadi pusat Edukasi dan Creative tourism.
  6. Salah satu Arah Kebijakan dalam RPJMD 2018 – 2023 adalah mengembangkan unit pengelolaan hutan rakyat lestari dan meningkatkan akses pemanfaatan hutan melalui perhutanan sosial.
  7. Prioritas pembangunan Bidang Kehutanan diarahkan pada penurunan luas lahan kritis di luar kawasan hutan  melalui rehabilitasi hutan dan lahan kritis, peningkatan produktivitas  hutan dan pengembangan aneka usaha Kehutanan melalui upaya-upaya peningkatan produktivitas  hutan dan pengembangan aneka usaha Kehutanan, serta pemberdayaan masyarakat. Strategi dan arah kebijakan tersebut dilakukan dengan pendekatan spasial.
  8. Potensi Hasil Hutan Bukan Kayu, perlu mendapat prioritas pengembangan untuk menunjang ekonomi masyarakat diantaranya budidaya jamur kayu, budidaya lebah madu dan penanaman tanaman Porang.
  9. Membangun hutan dengan teknik hutan MIYAWAKI.
  10. Program dan Kegiatan bidang Kehutanan sudah terakomodir dalam RPJMD Provinsi Jawa Barat.
  11. Kapasitas Kelompok tani hutan perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan bimbingan teknis.
  12. Prosentase tutupan hutan dan  Produksi Hasil hutan yang merupakan IKU Dinas Kehutanan, perlu terus ditingkatkan.
  13. Target penanaman bibit melalui GTPP sebesar 50 juta pohon, dan sudah terealisasi penanaman bibit sebesar 34, 7 juta bibit, sisa 15,3 juta bibit yang akan direalisasikan sampai akhir tahun 2021.
  14. Pandemi Covid telah memberikan efek domino, kesehatan, sosial dan ekonomi.
  15. Perlunya sinergitas dan kolaborasi pembangunan Kehutanan ditingkat tapak.
  16. Kelompok tani agar membentuk Koperasi Usaha Perhutanan sosial
  17. Perhutani dapat memfasilitasi rembug jabar, dalam percepatan Perhutanan Sosial dan Kulin KK.

Narasumber Perum Perhutani Divreg Jabar Banten Amas Wijaya (Foto: Asep)

Forum Perangkat Daerah Dishut Jabar Tahun 2021 ini menghadirkan beberapa narasumber dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Epi Kustiawan, Bappeda Provinsi Jawa Barat Ady Rachmat, Biro Perencanaan Kementerian LHK Maidiward, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Pupung Purnama, Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Citarum-Ciliwung Bagus Budiprakoso dan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat Banten Amas Wijaya.

Narasumber BBKSDA Jabar Pupung Purnama bersama Apida Jabar Asep Ruslan (Foto: Asep)

Kita jaga alam, maka alam akan jaga kita. Jangan tinggalkan air mata tapi tinggalkan mata air (Foto: Asep)

Editor: Asep Ruslan

Bagikan melalui:

Komentar