Gubernur H. Herman Deru, Buat Terobosan Pengisian Tabung Oksigen Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat

Gubernur H. Herman Deru, Buat Terobosan Pengisian Tabung Oksigen Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Dok

SINARPAGINEWS.COM, SUMATERA SELATAN - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuat terobosan Pengisian Tabung Oksigen Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat / Fasilitas Kesehatan yang dalam kondisi seperti ini diprioritaskan pada kesehatan masyarakat khususnya di Sumatera Selatan.

" Merupakan tanggung jawab seorang pemimpin melindungi rakyatnya dan dalam situasi ini sangat dibutuhkan suatu kebijakan dalam mengatasi permasalahan covid - 19 demi kesehatan masyarakat" ujar HD pada saat wawancara dalam Program iNews Sore dengan Tema "Oksigen Untuk Negeri" diselenggarakan oleh iNews TV bertempat di Taman Kantor Gubernur Sumsel, Sabtu (31/7/2021)

"Ayo semua pihak terlibat bersama - sama demi kesehatan kita bersama guna mengatasi Covid-19 serta dibutukan uluran seluruh pihak ikut peduli membantu mengatasi hal tersebut" ajak HD.

Pada sesi wawancara, HD sebutkan Posko Pengisian Tabung Oksigen Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat / Fasilitas Kesehatan ini untuk masyarakat perorangan di Sumatera Selatan yang membutuhkan oksigen hanya dengan membawa KTP saja dan beroperasi 24 jam.

Lanjut HD, Pemprov Sumsel juga sudah bersurat ke Kementerian Kesehatan untuk meminta bantuan Isotank , juga berkoordinasi dengan pihak lain untuk mencari tambahan isotank lainnya.

Untuk produksi oksigen sendiri diantaranya PT. Oki pulp & paper 30 ton per hari oksigen cair (csr), PT. Pusri 3 ton / hari oksigen cair dan reservoir penyimpanan
liquid 24 ton serta mempunyai 3 depo pengisian tabung oksigen (csr) . PT. Ligasin 15 ton perhari serta mempunyai depo pengisian tabung oksigen dan PT Samator 24 ton per hari

Pada kesempatan itu HD utarakan bahwa Presiden sudah mengatakan kemarin bahwa perlandaian artinya ada perubahan signifikan di Jawa maupun di luar Jawa ada kenaikan angka covid -19

"Kita sudah patut bersyukur akan kesadaran masyarakat sudah begitu banyak sampel di laboratorium. Kita jangan lihat dari perspektif panik karena masyarakat sadar testing agar bisa pencegahan dini. Saya selalu berpikir kesedian Isotank, bila perlu dirental dan kebutuhan vaksin bagi masyarakat" ujar HD.

Turut hadir Ka. Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes, Karo Humas dan Protokol Rika Efianti, SE. M.M (spn/Sumsel)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar