Merasa tidak Adil Dengan Putusan Hakim, Aliansi Peduli Pedagang Gelar Aksi Damai

Merasa tidak Adil Dengan Putusan Hakim, Aliansi Peduli Pedagang Gelar Aksi Damai Chairul Ichsan

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA - Puluhan pedagang yang tergabung dalam Aliansi Peduli Pedagang Jakarta (APPJ) menggelar aksi damai di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (15/9/2021). Dalam aksinya, massa pedagang meminta hakim pengadilan bertindak adil dalam memutuskan perkara sengketa antara Get All 40 dan WD 40.

Ketua Aliansi Peduli Pedagang Jakarta, Jay Abdullah menilai, keputusan perkara 03 amat sangat melecehkan hukum di Indonesia dan tidak mencerminkan keadilan sehingga APPJ merasa terpanggil untuk membela sesama pedagang dengan harapan agar majelis hakim bisa mengambil keputusan yang seadil-adilnya untuk perkara gugatan Get All 40 agar dapat memberikan keputusan yang dapat bersinergi dengan semangat anak bangsa dan himbauan Presiden untuk mengedepankan produksi dalam negeri.

"Aksi ini dilakukan atas dasar putusan nomor 03 yang dimenangkan oleh perusahaan asing sehingga kami merasa terpanggil karena kami sebagai pengusaha kecil UMKM ini merasa dizolimi dari keputusan tersebut," ujar Ketua Aliansi Peduli Pedagang Jakarta, Jay Abdullah.

Keputusan perkara 03, lanjut Jay, sangat mengecewakan para pedagang, juga dari aspek keadilan sangat jelas mencerminkan perselingkuhan hukum yang bisa menghambat perkembangan dunia usaha terutama produksi dalam negeri, karena tidak adanya kepastian hukum.

Tentunya kondisi ini akan berdampak bagi kami karena pedagang akan merasa resah untuk berjualan produk Get All 40 dengan adanya keputusan yang asal-asalan untuk membatalkan sertifikat Get All 40. Akibat dari keputusan tersebut, lanjut Jay Abdullah, kami dilarang untuk memproduksi dan mengedarkan produk kita sebagai anak bangsa serta membatalkan sertifikat Get All. Dampaknya, kami sebagai pedagang tidak bisa bekerja.

"Dalam aksi ini, kami menuntut keputusan 03 tersebut karena dianggap cacat hukum dan Komisi Banding pun menganggap produk kita tidak ada masalah. Oleh karena itu, kami yang tergabung dalam Aliansi meminta pemerintah pusat untuk membantu UMKM ini. Kami akan menyampaikan aspirasi ini terus dengan massa yang lebih banyak lagi untuk persidangan yang akan datang demi keadilan dan kepastian hukum," ungkapnya.

Dalam perkara tersebut, para pedagang menuntut ganti rugi kepada WD 40 akibat tidak bisa bekerja. Mereka berharap hakim bisa memutuskan persoalan tersebut secara adil dan dapat bekerjasama sebagai sesama anak bangsa. 

"Kita seharus punya rasa kebersamaan dan nasionalisme yang tinggi. Ketika anak bangsa berkreasi, seharusnya bisa didukung. Kami sebagai pedagang berharap agar ada kepastian hukum yang berkeadilan untuk dunia usaha, jangan dizolimin terus oleh pengusaha besar apalagi asing, sehingga membuat pedagang resah tanpa kepastian. Tentu aksi ini agar bisa diakomodir oleh majelis hakim untuk perkara nomor 41 gugatan Get All 40 bisa dikabulkan majelis untuk memberi peluang bagi UMKM di negara sendiri agar bisa berkembang dan memberi keadilan dan kepastian hukum untuk UMKM," tutupnya. (roel)

Editor: Chairul Ichsan

Bagikan melalui:

Komentar