Antisipasi Lonjakan Pasca Nataru 2022, RSUP Persahabatan Siapkan Scenario Penanganan Pasien Covid-19

Antisipasi Lonjakan Pasca Nataru 2022, RSUP Persahabatan Siapkan Scenario Penanganan Pasien Covid-19 DokFahmi

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan sudah menyiapkan Scenario dalam menangani dan mengantisipasi terjadinya lonjakan Covid-19 termasuk varian Omicron, setelah perayaan libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Direktur Utama RSUP Persahabatan, DR. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K) FISR, FAPSR mengatakan, langkah pertama yang diambil adalah mengatur alur unit gawat darurat (UGD). Nantinya di UGD bakal ada peningkatan kapasitas untuk pasien Covid-19 bila ada lonjakan kasus.

"Saat ini 50 persen dan nanti akan meningkat menjadi 100 persen (kapasitasnya)," ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).

Kedua, pihaknya mempersiapkan tempat tidur yang lebih banyak untuk pasien Covid-19. Total tempat tidurnya sebanyak 285 dan pihaknya mempersiapkan sumber daya manusia untuk merawat pasien Covid-19.

"Baik dokter umum, dokter spesialis dan perawat kami siapkan," jelasnya.

Jika mobilitas SDM RSUP Persahabatan tidak cukup, maka pihaknya bakal meminta bantuan ke relawan yang sudah pernah diminta bantuan saat Covid-19 tahun lalu. 

"Bahkan relawan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) juga siap diminta untuk membantu RSUP Persahabatan," tegasnya.

Ketiga kami juga siapkan sarana dan prasarana medis seperti obat, oksigen dan lainnya.

Agus menyampaikan, pada dasarnya penanganan kasus Covid-19 baik varian Delta dan Omicron tidak ada perbedaan. 

Agus mengaku RSUP Persahabatan sudah ditunjuk Kemenkes untuk menangani penderita Covid-19 varian Omicron dari sedang, berat dan kritis. Sebab, penderita varian Omicron dengan kondisi berat dan kritis perlu adanya penanganan secara intensif medik.

"Kami akan tingkatkan ICU, saat ini ICU kami baru bisa menampung tiga pasien dan nanti akan kami maksimalkan menjadi 40 orang," terangnya.

Meski sudah menyiapkan skenario penanganan Covid-19 varian Omicron, tapi pihaknya belum menerima pasien penderita tersebut. Tapi untuk penderita Covid-19 varian delta sudah banyak yang mendapatkan perawatan di RSUP Persahabatan.

"Kami belum ada Omicron sejauh ini, kami tidak menggunakan istilah Omicron," sebutnya.

Dirut RSUP Persahabatan, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah, apalagi sampai keluar Negeri tanpa ada kondisi mendesak atau hal yang penting. Tujuannya untuk mencegah varian Omicron merajarela di Indonesia seperti varian Delta.

"Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan siap melayani pasien Covid-19 atau non Covid-19," pungkasnya.

Editor: Chairul Ichsan

Bagikan melalui:

Komentar