Soal Rasa Tak Kalah, Kemasan Juga Menarik dan Higienis

Soal Rasa Tak Kalah, Kemasan Juga Menarik dan Higienis Dok Humas

SINARPAGINEWS. COM, TEGAL – Soal rasa tak kalah dengan yang lain, kemasan juga menarik dan higienis, itulah yang disampaikan oleh Ardian warga mintaragen yang kebetulan sedang membeli jajanan yang dijajakan oleh peserta Program Pemerintah dalam Pelatihan Tata Boga LKP Astika.

 “Rasanya enak, higienis, bisa dinikmati bersama keluarga, buat selingan makanan juga pas, saran kalau perlu etalase diperbesar sehingga jajanan yang di jajakan terlihat semua satu persatu” ucap Ardian, Minggu (26/6/2022) saat dirinya membeli dan menikmati jajanan di Jalan Semeru Kota Tegal. 

Kegiatan ini adalah hasil dari pelatihan Program Bantuan Pemerintah Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Ristek tahun 2022, dengan jenis pelatihan yang dibuka dan sudah diikuti oleh para peserta yaitu Ketrampilan Tata Boga dan Pelatihan Tata Kecantikan Rambut beberapa waktu yang lau.

Disampaikan oleh Ibu Tohiroh Fatoni, Pimpinan LKP Astika Jalan Asem Tiga, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal yang menyediakan layanan pelatihan tata kecantikan rambut, tata boga dan menjahit

“Untuk saat ini yang banyak peminatnya dan mendaftar itu dari tata boga, jadi kami mengusulkan kepada pemerintah untuk mengajukan tataboga. untuk jualan juga cepat karena tidak banyak membutuhkan modal,” ucap Ibu Tohiroh Fatoni.

Ibu Tohiroh Fatoni juga menjelaskan rincian pendaftar dengan total ada 45 calon peserta pelatihan dan sesuai kriteria dari petunjuk teknis setelah seleksi admisnistrasi dari rentang usia usia 16 tahun sampai dengan 24 tahun dan terjaring 25 orang peserta.

Masih menurut Ibu Tohiroh Fatoni, evaluasi juga dilakukan untuk melihat sejauh mana materi baik teori dan praktek diserap dengan baik oleh peserta pelatihan.

“Kita memberikan pelajaran dari jam 8.30 pagi sampai dengan jam 12.30 siang, setiap harinya dari hari Senin sampai dengan Sabtu. Kita lakukan evaluasi dari awal pertemuan, tengah-tengah pertemuan dan akhir pertemuan, ini untuk mengetahui sejauh mana peserta didik baik teori maupun keterampilannya dan ini diujikan baik yang kewirausahaanya maupun ketrampilannya,” pungkas Ibu Tohiroh Fatoni

Sementara itu, Sarmila instruktur LKP Astika menjelaskan, untuk pelatihan tataboga diberiikan pembelajaran 40 hari selama 150 jam.

“Hari ini (Minggu, 26/06/2022) sudah mulai program buka lapak dan sebagai instruktur melakukan pendampingan selama 6 bulan dimana masing-masing kelompok ada 5. Untuk produk sudah di program masing-masing tiap kelompok sesuai dengan minat dan bakat masing masing,” ucap Sarmila.

Salah satu peserta pelatihan, Ratu Fitri asal dari Kelurahan Slerok yang merupakan lulusan SMA Swasta di Kota Tegal mengaku merasa senang dan bangga bisa sampai tahap menjual produk makanan hasil dari program pelatihan tataboga dari LKP Astika. 

“Kalau berjalan lancar Insyaallah kedepannya akan terus jajanan seperti ini, saya lebih minat ke jajanan kering dan basah seperti moachi, sus dan yang lainnya,” ucap Fitri yang mengaku dapat info pelatihan dari media sosial LKP Astika yang dibagikan oleh salah satu instruktur. (Hid/mam). 

Editor: Ahmad Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar