Transformasi Organisasi Kemenkes Sebagai Fondasi Kesehatan

Transformasi Organisasi Kemenkes Sebagai Fondasi Kesehatan Markus Sitanggang

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA, - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan transformasi organisasi kementerian kesehatan merupakan fondasi bagi enam pilar transformasi kesehatan di Indonesia. Transformasi organisasi Kemenkes dinilai perlu untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenkes. “Kita sedang melakukan 6 pilar transformasi kesehatan.

Tapi sebenarnya yang paling penting ada pilar ke-7 yaitu Transformasi Organisasi Kementerian Kesehatan sendiri,” ujar Menkes Budi pada Townhall Meeting Transformasi Kementerian Kesehatan , Kamis (15/9) di gedung Kemenkes, Jakarta.

Transformasi organisasi Kemenkes, lanjut Menkes, harus dilakukan secara berkelanjutan. Menkes Budi menilai sebagus apapun sebuah sistem akan sia-sia jika SDM nya tidak melakukan transformasi.

Transformasi dilakukan melalui perubahan pada budaya SDM Kemenkes melalui proses yang berkelanjutan. Transformasi organisasi Kemenkes dilakukan mulai dari pimpinan hingga ke bawah.

Transformasi ini diimplementasikan dengan memastikan adanya agent of change, menentukan budaya kerja yang baik, serta mengadakan reward – punishment yang jelas. Sehingga reward diberikan kepada pegawai yang tepat dan berprestasi.

“Kita mesti berkomunikasi yang baik dengan rekan kerja. Kita bisa melayani bukan dilayani, bekerja inovatif, jangan menunda pekerjaan, dan bekerja dengan hati,” tutur Menkes.

Dikatakan Menkes, ketika transformasi internal dilakukan dengan benar, lingkungan dan budaya dijaga, maka transformasi kesehatan Indonesia akan berhasil dicapai. “Saya berharap Kementerian Kesehatan kedepannya menjadi organisasi yang lebih baik lagi. Ini adalah awal dari jalan panjangnya kita.

Saya yakin pasti akan bisa menyaksikan keberhasilan Kementerian Kesehatan sebagai hasil dari budaya kerja yang baik,” ucap Menkes Budi.(ms) sumber: kemenkes

Editor: Markus Sitanggang

Bagikan melalui:

Komentar