Presiden Tinjau Langsung Episentrum Gempa Cianjur

Presiden Tinjau Langsung Episentrum Gempa Cianjur Markus Sitanggang

SINARPAGINEWS.COM, CIANJUR, - Usai mengunjungi beberapa lokasi terdampak gempa bumi, Presiden Joko Widodo meninjau langsung Kecamatan Cugenang, dalam kunjungannya ke Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Kawasan tersebut diketahui merupakan titik pusat gempa yang melanda Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) lalu. “Ini adalah episentrumnya dan yang paling parah, terutama untuk rumah-rumah yang roboh yang paling banyak adalah di sini. Yang meninggal pun, yang banyak juga di sini,” ujar Presiden dalam keterangannya di Kampung Munjul, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang.

Presiden menegaskan bahwa rehabilitasi bagi rumah-rumah yang mengalami kerusakan akan segera dilakukan pemerintah setelah proses evakuasi dan distribusi bantuan selesai dengan baik. “Yang paling penting setelah nanti evakuasi ini selesai, distribusi bantuan sudah bisa menjangkau ke semua lokasi, baru babak berikutnya adalah rehabilitasi untuk rumah-rumah yang roboh berat, sedang, maupun yang ringan,” tutur Presiden.

Terkait skema bantuan yang diberikan pemerintah, Presiden mengatakan bahwa pemerintah tidak akan terpaku pada satu skema. Pemerintah akan menyerahkan langsung kepada masyarakat untuk memilih skema mana yang dinilai dapat mempercepat proses rehabilitasi.

“Ada yang nanti dibangun oleh Kementerian PU, ada yang juga dibangun dibantu oleh TNI, ada juga yang diserahkan kalau memang itu bisa mempercepat. Kita tidak terpaku pada satu skema,” ucap Presiden.

Mobilisasi Alat.

Dalam perjalanan kembali ke Istana Kepresidenan Bogor, pukul 13.15 WIB, rangkaian kendaraan Presiden Joko Widodo berhenti di SDN Cugenang yang merupakan lokasi terdampak gempa terparah.

Di tempat itu, Presiden ingin memastikan mobilisasi alat berat untuk melakukan evakuasi korban bencana. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang berada satu mobil dengan Presiden menyampaikan bahwa semula dirinya hanya melaporkan bahwa alat berat telah siap dimobilisasi.

“Tapi Bapak Presiden minta kita berhenti di lokasi karena beliau ingin melihat langsung dan memastikan bahwa alat gerak mulai dimobilisasi,” kata Basuki.

Basuki menyampaikan bahwa korban yang diperkirakan tertimbun menjadi perhatian Presiden. “Sejak diinformasikan ada korban yang tertimbun longsor, Bapak Presiden memerintahkan kami agar evakuasi korban di Cugenang ini menjadi prioritas utama,” ucap Basuki.

Pergerakan alat berat tersebut, ucap Basuki, tidak dapat bergerak lurus menuju lokasi longsoran sehingga harus berputar untuk menghidari kondisi tanah yang tidak stabil. “Sore hari nanti, alat berat sudah dapat mencapai lokasi longsoran,” kata Basuki.(ms)

Editor: Markus Sitanggang

Bagikan melalui:

Komentar