Cegah Narkoba, GANNAS Akan Tambah Jumlah Pengurus Hingga Tersebar ke 38 provinsi

Cegah Narkoba, GANNAS Akan Tambah Jumlah Pengurus Hingga Tersebar ke 38 provinsi Chairul Ichsan Rois Basuki, S.H., M.H. - Waketum DPP GANNAS didampingi Ahmad Yani - Ketua DPD GANNAS Tangsel dan Adam Jackson - Ex Ketua DPW GANNAS DKI Jakarta, beserta jajarannya.

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA - Sebagai organisasi non pemerintah, Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) yang dipimpin oleh I Nyoman Adi Peri, S.H. akan terus membantu pemerintah untuk memberantas narkoba. 

Diketahui, GANNAS berperan aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba dan kerugian yang akan dialami oleh penggunanya. Dengan metode pencegahan ini, dirasa lebih efektif untuk meminimalisir munculnya pengguna narkoba baru. 

"GANNAS mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi ini, mencegah ini dari para pemakai baru, supaya itu tidak terjadi, " ujar Rois Basuki, S.H., M.H. selaku Waketum DPP GANNAS saat ditemui di Gedung BNN Jakarta, Kamis (25/4/2024).

Menurut pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini, narkoba tidak hanya merugikan penggunanya, tapi juga berdampak buruk bagi negara.

"Narkoba itu sangat berbahaya sekali karena impact-nya luar biasa, bisa merugikan negara karena negara harus menanggung biaya rehabilitasinya. Negara harus menanggung biaya dia selama dipenjara kalau akhirnya dia dipenjara, " kata Rois lagi. 

Sehingga, kesadaran tentang bahaya narkoba itulah yang diharapkan GANNAS melekat di benak masyarakat sehingga mereka tidak akan nekat menyentuh barang haram tersebut. 

Dan untuk memaksimalkan kinerjanya, GANNAS akan menambah jumlah pengurus hingga tersebar ke 38 provinsi. Ini menjadi target mereka ke depannya. 

"Kita harapkan GANNAS akan semakin banyak kepengurusannya sampai 38 provinsi, " terangnya. 

Sementara itu, Ketua DPD GANNAS Tangerang Selatan Ahmad Yani memberi contoh mengenai peran GANNAS di wilayah tersebut. "Di Tangsel sudah membentuk beberapa Kampung Bersinar (Bersih dari Narkoba) dan dampaknya itu sangat signifikan. Yang tadinya disitu benar-benar sarangnya, setelah dijadikan kampung Bersinar dengan melibatkan Lurah, RT, RW, tokoh masyarakat, ataupun pemuda di wilayah itu bersih, " terangnya.

Maka dari itu, GANNAS sebagai organisasi non Pemerintah yang didirikan sejak tahun 2007 silam ini bisa mendapat dukungan penuh, khususnya dari pemerintah agar para anggotanya bisa fokus memberikan edukasi pencegahan narkoba.

 

Editor: Chairul

Bagikan melalui:

Komentar