Obyek Wisata Kemit Forest Cilacap Gelar Simulasi Prokes

Obyek Wisata Kemit Forest Cilacap Gelar Simulasi Prokes poto lintasdaerah.com

SINARPAGINEWS.COM, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar simulasi pembukaan kembali obyek wisata Kemit Forest, Senin (6/9/2021). Simulasi digelar seiring dengan perkembangan status PPKM yang kini berada pada Level 3., dengan kapasitas maksimal 25 %.

Obyek wisata yang berada di Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja ini dipilih sebagai role model, karena dianggap telah memenuhi syarat protokol kesehatan. Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021.

“Setelah ini kita juga akan ke obyek wisata lain, nanti kita evaluasi sampai hari Jumat. Mudah-mudahan Sabtu bisa dibuka untuk umum dengan kapasitas maksimal 25 persen”, kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy Wijayanto.

Ditambahkan, Kabupaten Cilacap berada pada Level 3 PPKM hingga 6 September 2021. Apabila pada perpanjangan PPKM selanjutnya berhasil turun ke Level 2, Tri Komara berharap obyek wisata lainnya dapat segera mempersiapkan sarana kelengkapan protokol kesehatan, untuk kembali beroperasi.

Selain Kemit Forest, beberapa obyek wisata yang kini tengah disiapkan untuk pembukaan kembali yaitu pemandian air panas Cipari, dan obyek wisata pulau Momongan. Sedangkan untuk wisata pantai, simulasi tidak memungkinkan dilaksanakan karena berada di bawah otoritas TNI Angkatan Darat.

“Bulan ini kita juga siapkan desa wisata. Nanti ada penilaian tingkat Jawa Tengah. Untuk tahun ini sementara baru Desa Tambaksari Wanareja. Sudah kita lihat, mudah-mudahan bisa maju ke tingkat provinsi”, tambahnya.

Simulasi dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Cilacap Taryo, Sekretaris Satpol PP Cilacap, Suparman, Camat Sidareja Martono, perwakilan Forkopimcam, Ketua Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Cilacap, Administratur KPH Banyumas Barat, Kepala Desa Karanggedang, Ketua LMDH Karanggedang, dan pengelola wisata Kemit Forest.

Selama masa uji coba ini, pengelola dan staf destinasi yang bertugas wajib dalam keadaan sehat dan telah mendapatkan vaksin, minimal dosis pertama. Selain itu, pengelola hanya menerima wisatawan lokal. Wisatawan juga wajib menunjukkan hasil tes antigen negatif dan mematuhi protokol kesehatan.(SPN/Cilacap)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar