38 Fasilitator dan 441 Mahasiswa dari 21 Provinsi Bergabung Dalam Monev Etos ID 2021

38 Fasilitator dan 441 Mahasiswa dari 21 Provinsi Bergabung Dalam Monev Etos ID 2021 Ismet spn

BOGOR,- Rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) Etos ID telah berakhir. Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak 6 hingga 20 Februari 2021 via daring, melibatkan 38 fasilitator dan 441 penerima manfaat (PM) dari 21 provinsi di Indonesia.(26 Februari 2021).

Rangkaian kegiatan monev diawali dengan Studium Generale yang dilaksanakan pada 6 Februari 2021. Kegiatan yang dilaksanakan via daring ini dihadiri oleh Manajemen Pusat Etos ID serta fasilitator dari seluruh wilayah program. Studium Generale berlangsung dari pukul 08.00-11.30 WIB. Terdapat beberapa sesi penyampaian materi, di antaranya; gambaran umum capaian program periode Juli – Desember 2020, sosialisasi target program, rencana kerja, serta target pembinaan PM tahun 2021.

Memasuki rangkaian kegiatan kedua, yaitu Forum Manajemen Wilayah. Forum Manajemen Wilayah dihadiri oleh satu PIC dari Manajemen Pusat, fasilitator program wilayah, dan pembina program. Waktu pelaksanaan forum menyesuaikan kesepakatan antara PIC dengan fasilitator. Forum berlangsung sejak tanggal 7 hingga 13 Februari 2021. Adapun agenda dari Forum Manajemen Wilayah meliputi evaluasi capaian program pembinaan, capaian PM di program, update database PM, serta capaian kinerja fasilitator.

Kegiatan penutup dari rangkaian monev Etos ID adalah Forum Penerima Manfaat yang dilaksanakan pada 20 Februari 2021. Kegiatan dihadiri oleh Manajemen Pusat, fasilitator program, dan PM Etos ID dari 21 wilayah program dan 23 kampus di Indonesia. Kegiatan berlangsung via daring sejak pukul 7.30-12.00 WIB. Di dalam forum ini, Manajemen Pusat menyampaikan beberapa hal, di antaranya; Pembekalan penerima manfaat dengan tema “Adaptasi Pembelajaran” dan evaluasi singkat capaian PM serta target pembinaan tahun 2021.

Monev Etos ID menjadi sarana utama Manajemen Pusat Etos ID untuk melihat sejauh mana implementasi dan capaian program di wilayah di tiap semesternya. Adanya rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak perbaikan, sehingga proses continuos improvement program berjalan.

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar