Ketika PPKM Darurat Membatasi Mobilitas, Anak-Anak Indonesia Tetap Meraih Prestasi Tanpa Kenal Batas

Ketika PPKM Darurat Membatasi Mobilitas, Anak-Anak Indonesia Tetap Meraih Prestasi Tanpa Kenal Batas

SINARPAGINEWS.COM, PEREMPUAN  - Pemerintah baru saja mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat hingga 2 Agustus 2021. Keputusan ini diambil setelah menimbang aspek kesehatan, ekonomi, dan dinamika sosial yang terjadi beberapa hari terakhir.

Dengan demikian, selama PPKM Level 4 berlaku, dilakukan pembatasan pada sejumlah sektor, mulai dari perkantoran, pendidikan, pusat perbelanjaan, tempat makan atau restoran, transportasi, wisata, seni budaya, hingga sosial kemasyarakatan.

Meski demikian, pembatasan tersebut nyatanya tak menghalangi insan-insan terbaik bangsa untuk berprestasi. Selama pemberlakuan PPKM Darurat, anak-anak ibu pertiwi tetap berhasil menorehkan sederet prestasi, dengan kerja keras dan doa yang tiada henti.

Pada Olimpiade Fisika Internasional atau IPhO 2021, tim olimpiade fisika Indonesia menyumbangkan medali. Dalam kompetisi yang digelar secara daring ini, tiga siswa berhasil memperoleh medali perak dan dua orang lainnya meraih medali perunggu.

Kelima perwakilan siswa Indonesia tersebut berhasil unggul dalam kompetisi yang ketat, diikuti oleh 386 siswa dari 80 negara. Pengumuman perolehan medali IPhO 2021 dilaksanakan pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Prestasi tersebut sempat menuai beragam pujian, salah satunya dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Ketika dihubungi, secara tertulis Puan mengungkapkan rasa bangganya. Menurut dia, prestasi ini adalah kabar baik yang bisa membawa semangat dan harapan baru kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) juga menyatakan bahwa para siswa tersebut menolak untuk menyerah dan memilih untuk terus berprestasi. Melalui Plt. Kepala Puspresnas Asep Sukmayadi, dia mengatakan bahwa para siswa ini adalah inspirasi keteladanan sekaligus energi positif bagi bangsa yang sedang terus berjuang untuk lepas dari himpitan pandemi.

Selain bidang fisika, sebelumnya Indonesia juga telah mengantongi medali untuk olimpiade biologi dan matematika. Pada Olimpiade Biologi Internasional yang diadakan tuan rumah Portugal, satu orang siswa meraih medali emas, dua orang medali perak, dan satu membawa pulang medali perunggu.

Kompetisi itu juga tak kalah ketat. BO Challenge II 2021 diikuti oleh 76 negara peserta yang masing-masing negara berhak mengirimkan maksimal 4 siswa. Oleh karena itu, merupakan sebuah prestasi membanggakan bahwa semua perwakilan Indonesia bisa membawa pulang medali.

Adapun dalam Olimpiade Matematika Internasional, Indonesia mengirimkan enam perwakilan siswa. Yang membanggakan, mereka semua berhasil meraih medali. Dua orang siswa mendapatkan dua medali perak, dan empat siswa meraih medali perunggu.

Olimpiade sains tertua dan terbesar di dunia untuk siswa SMA itu diadakan secara daring oleh tuan rumah Rusia dan diikuti oleh 107 negara yang terdiri dari 619 peserta. Prestasi mereka membuktikan generasi muda Indonesia tetap bisa gemilang.

Masih ada prestasi lainnya yang tak kalah membanggakan. Siswa Indonesia berhasil meraih medali emas bidang fisika di ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientist (I2CYMS) 2021 pada 4 Juli 2021.

Ajang tersebut merupakan salah satu kompetisi karya ilmiah terbesar di Indonesia yang ditujukan untuk mencari siswa berbakat di bidang sains dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah hingga universitas dari 15 negara di antaranya Indonesia, Turki, Iraq, Yaman, Qatar, Maroko, Malaysia.

Tak hanya itu, anak bangsa juga berhasil meraih medali perunggu dalam The 25th Junior Balkan Mathematical Olympiad yang diselenggarakan pada 1 Juli 2021. Kompetisi ini juga ketat karena diikuti oleh 128 peserta dari 22 negara. Beberapa negara yang berpartisipasi antara lain Perancis, Serbia, Arab Saudi, Filipina, Indonesia.

Bidang lain juga berhasil dimenangkan oleh anak bangsa. Kabar membanggakan datang dari ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2021. Empat siswa Indonesia berhasil meraih empat medali.

IOI merupakan kompetisi sains di bidang informatika yang diselenggarakan tiap tahun. Pada tahun ini, 355 peserta bergabung dalam International Olympiad in Informatics (IOI) dari berbagai negara. Indonesia mengirimkan tim yang terdiri dari 4 siswa terbaik di bidang informatika dan berhasil meraih empat medali, yakni satu medali emas dan tiga medali perak.

Prestasi-prestasi generasi penerus bangsa di atas bak hujan di tengah kemarau panjang. Masyarakat Indonesia sedang haus akan kabar baik yang memberikan semangat bagi bangsa untuk bangkit dari pandemi.

Terlebih lagi, PPKM Darurat sudah diputuskan akan diperpanjang. Harapannya tentu saja, kebijakan ini bisa memotong arus penyebaran Covid-19 yang menggila beberapa minggu belakangan. Dengan demikian, Indonesia bisa merasakan secercah harapan baru untuk Indonesia yang lebih baik.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar