Dalam Apel Gabungan, Bupati Garut Kukuhkan Kelompok Kerja Pokja Bunda PAUD

Dalam Apel Gabungan, Bupati Garut Kukuhkan Kelompok Kerja Pokja Bunda PAUD Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, KAB GARUT - Bertempat di Lapang Sekda Kabupaten Garut, Bupati Garut H Rudy Gunawan, mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat Kabupaten Garut.yang langsung di saksikan Sekretaris Dinas Pendidikan Ade Manadin, dan anggota lainnya dari berbagai unsur, serta HIMPAUDNI dan IG TK dan lainnya.

Bupati Garut dalam sambutanya, mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu menjadi Pokja Bunda PAUD.

"Lima ratus ribu anak kita dibawah lima tahun yang PAUD. Anak-anak seperti ini yang harus dibina sejak dini. Saya kasihan sekali terhadap anak-anak yang hari ini bajunya ‘butut’ (jelek),” ungkap Rudy.

Sementara Bunda PAUD Kabupaten Garut, Hj Diah Kurniasari Rudy Gunawan, usai apel menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan semua unsur yang bersentuhan dengan PAUD.

“Tadi sudah disampaikan, sudah dikatakan (Bupati). Mudah-mudahan kita bersinergi, koordinasi yang baik. Jadi permasalahan di PAUD bisa kita bantu dan kita bisa lebih memperhatikannya,” tutur Diah.

Lebih lanjut a Diah Kurniaari, pihaknya akan terus mendorong dan mensuport dari program kerja Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

“Jadi saya sebagai Bunda PAUD akan lebih tahu keadaan dan kita membentuk koordinasi yang baik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada PAUD di Kabupaten Garut,” paparnya.

Ketua Pokja Bunda PAUD yang juga selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin didampingi Kabid PAUD Dikmas, Yusuf, menjelaskan, bahwa Pendidikan Anak Usia Dini ini kewajiban semuanya, baik informal, formal dan non formal dan harus menyentuh semua lini.

Menurut Ade Manadin, kami tim pokja akan membantu Bunda PAUD untuk membantu mensukseskan PAUD berkualitas dan Stuntung tuntas, moto Garut seperti itu,” kata Ade Manadin.

Ade Manadin Berharap, bahwa dengan 2.400 jumlah PAUD di Kabupaten Garut harus berkualitas, karena pendidikan ini harus dimulai sejak dini.

“Islam juga mengharuskan bahwa pendidikan itu mulai dari ayunan sampai liang kubur. Maka itu (PAUD) harus berkualitas disitu,” pungkasnya.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar