Tumbuhkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa FTIK UPS Tegal Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Tumbuhkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa FTIK UPS Tegal Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, TEGAL - Fakultas Teknik Ilmu Komunikasi (FTIK) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship training) dengan tema Menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa untuk mendorong terciptanya pengusaha muda. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah, selama dua hari sejak Minggu-senin (28-29/11). Giat dalam rangka hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM).

Pelatihan kewirausahaan tersebut secara langsung dibuka oleh Rektor UPS Tegal, Dr Taufiqulloh M.Hum.
Hadir sebagai narasumber Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, ST, MM. lalu Indonesia Brand Activitas Network Sukoyo, ST selaku pemateri serta sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komunikasi UPS Tegal.

Menurut Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, dirinya bersama mahasiswa memberikan motivasi untuk menjadi calon seorang pemimpin sekaligus calon pengusaha.
“Saya memberikan masukan dan arahan supaya bisa benar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari pelatihan kali ini yang diselenggarakan UPS Tegal. Karena perlu adanya inovasi dan kretifitas baru yang ada pada fakultas teknik mesin,” ungkapnya.

Lanjut dia, upaya yang dilakukannya yakni nantinya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal, dirinya akan mencoba koordinasi untuk menjual produk UMKM yang dimiliki mahasiswa di UPS fakultas Teknik ini.

“Industri logam kita sama juga, caranya adalah pemerintah ini harus bisa memanfaatkan mereka untuk dipakai dilingkungan sendiri agar kita tau feel-nya sebelum memasuki dunia luar dan bermanfaat dengan mereka yang diciptakan sendiri,” bebernya.

Jumadi menyebut bahwa setiap mahasiswa itu merupakan calon pemimpin yang harus mengetahui sebuah peluang kolaborasi dan sinergi yang merupakan suatu kunci perubahan.

“Sebetulnya begini, setelah lulus mahasiswa tersebut bekerja di tempat yang besar adalah untuk belajar,
Karena belajar langsung pada saat dilapangan sangat dibutuhkan kalau mereka ingin menjadi pengusaha atau leadership. Jadi mereka nantinya atau bagaimana cara bertindak sesuatu pada saat bekerja di perusahaan besar dan nanti juga ketemu jati diri sendiri,” katanya.

Lebih lanjut Jumadi menambahkan bahwa setiap peluang yang diambil oleh seseorang walaupun hanya pada lingkup kecil itu bisa dijadikan sebuah bisnis.
“Karena tidak selamanya peluang itu ada di perkotaan namun bisa juga ada di wilayah Desa atau kampung untuk itu jadilah diri sendiri terlebih dahulu baru nantinya akan ketemu pada sebuah peluang,” pungkasnya.(hid/fit).

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar