Menguasai Berbagai Model Pembelajaran Kunci Jadi Guru Menarik Perhatian

Menguasai Berbagai Model Pembelajaran Kunci Jadi Guru Menarik Perhatian Dok SPN Dr. Suriswo,M.Pd, Dosen FKIP UPS Tegal

SINARPAGINEWS.COM, TEGAL - Kompetensi pedagogik atau kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sangat penting bagi satuan pendidikan. Kemampuan pedagogik merupakan tulang punggung keberhasilan proses pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Kemampuan pedagogik ini terkait dengan cara mengajar yang baik dan tepat,sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Seorang guru harus memiliki kompetensi professional di bidangnya. Di samping itu, guru juga harus menguasai teori-teori dan belajar dan mengajar serta mengaplikasikanya dalam proses belajar mengajar baik di kelas maupun di luar kelas. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan di bidang penguasaan model-model pembelajaran yang didasarkan atas penguasaan teori-teori belajar dan pembelajaran merupakan hal utama dalam pengembangan profesionalisme guru agar menjadi guru yang menarik.

Sekolah dikatakan berkualitas sebagai tepat tempat guru mengabdi dapat diukur dari kualitas atau mutu guru dalam kemampuan mengelola proses pembelajaran. Demikian pula mata pelajaran yang disampaikan kepada siswa-siswanya juga disesuaikan dengan kompetensi pedagogik para gurunya. Guru tidak hanya dinilai dari penguasaan terhadap mataeri mata pelajaran yang disampaikan saja, namun juga pada kemampuannya mengajar serta mengelola pembelajaran di dalam kelas yang mencakup pendekatan,strategi,metode dan seni mengajarnya yang itu semua dikemas dalam penguasaan model pembelajaran yang diterapkan.

Inti dari kompetensi pedagogik sebenarnya ialah kesesuaian antara teori dan praksis. Guru tidak hanya dituntut memahami teori-teori belajar dan pembelajaran, namun teori-teori itu dipadukan dengan pengalaman dan praktik mengajar. Dengan demikian akan terjadi harmonisasi antara teori dan praksis.

Terdapat banyak varian atau jenis yang berkembang model-model pembelajaran saat ini. Menurut Rusman (2017) dalam bukunya yang berjudul: Belajar dan Pembelajaran yang Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Beliau mengelompokkan model-model pembelajaran berdasarkan teori kedalam 4 (empat) jenis,yaitu, (1). Model interaksi sosial, model ini mencakup strategi pembelajaran di antaranya adalah pembelajaran kerja kelompok,pertemuan kelas, pemecahan masalah social, bermain peranan, dan simulasi sosial. (2).Model pemrosesan informasi, model pembelajaran ini mencakup strategi pembelajaran di antaranya adalah mengajar induktif, latihan inquiry, inquiri keimuan, pembentukan konsep, model pengembangan, dan advanced organizer model.(3).

Model personal, model pembelajaran ini mencakup strategi pembelajaran di antaranya adalah pembelajaran nondirektif, latihan kesadaran, sinetik, dan sistem konseptual. dan (4).Model modifikasi tingkah laku, model pembelajaran ini mencakup strategi pembelajaran di antaranya adalah manajemen kontingensi, control diri, relaksasi, pengurangan ketegangan, latihan asertif desenisasi, dan latihan langsung.

Untuk dapat menguasai model-model pembelajaran tersebut, penguasaan secara teori belumlah signifikan, maka diperlukan adanya pelatihan-pelatihan dalam menunjang praksis untuk meningkatkan kemampuan. Seorang guru apabila ia mampu menerapkan beberapa kemampuan dalam menerapkan model-model pembelajaran di atas dalam proses pembelajaran, maka ia akan menarik perhatian siswanya dalam proses pembelajaran, sehingga proses pembelajaran bisa berjalan dengan efektif dan efisien.

Rangsangan-rangsangan yang diberikan guru hendaknya dapat dapat menarik perhatian siswa dengan cara menggunakan metode mengajar yang bervariasi, menggunakan media, dan alat bantu, menggunakan gaya mengajar yang baik, menggunakan gaya bahasa yang tidak monoton, mengemukakan pertanyaan –pertanyaan yang membimbing, danmenciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Itu semua terdapat dalam model pembelajaran yang dikembangkan guru.(***).


Oleh : Dr. Suriswo,M.Pd
Dosen FKIP UPS Tegal

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar