Bupati Idza: Kehadiran Dewan Pendidikan Dongkrak IPM Brebes

Bupati Idza: Kehadiran Dewan Pendidikan Dongkrak IPM Brebes Dok Humas

SINARPAGINEWS.COM, BREBES - Peningkatan akses pendidikan yang berkualitas menjadi salah satu prioritas pembangunan agar mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa Kabupaten Brebes saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih termasuk rendah di Jawa Tengah.

Melihat kenyataan itu, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH meminta Dewan Pendidikan dapat mendongkrak IPM di Brebes agar tidak ketinggalan dengan daerah lain. Hal demikian disampaikan saat Pengukuhan Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes masa bakti 2022-2027 di Pendopo Brebes, baru baru ini.

"Kita semua harus bisa mengambil langkah serta tindakan untuk perbaikan di bidang pendidikan. Sebagai mitra, sesuai tugas serta fungsinya Dewan Pendidikan akan sangat membantu, terlebih jika kita saling bersinergi," jelasnya.

Idza berharap, Pengurus Dewan Pendidikan yang baru dikukuhkan dan dilantik, agar dapat terus menyumbangkan ide serta gagasannya untuk pengembangan dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Brebes.

"Khususnya saudara yang terlibat langsung dengan dunia pendidikan, dapat turut serta dalam kebijakan dan program. Seperti program Pendidikan Sepanjang Hayat lewat Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang gencar kita lakukan," tandasnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Brebes Nomor 188.45/3662 tahun 2022. Dewan Pendidikan diketuai oleh Rojat. Sedangkan anggota lainnya yakni Bahrul Ulum, Moh. Robikhun, Saefudin, Riyanto, Aqilatul Munawaroh, Kustoro Wihanjayanto, Akrom Janka Daosat, Imron Adami Aji, Budi Adjar Pranoto dan Iskandar.

Ketua Dewan Pendidikan Rojat mengatakan, dirinya menjadi ketua sesuai rekomendasi dari pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), karena dia termasuk unsur tokoh pendidikan. Bukan karena latar belakang pejabat pemerintah, kebetulan dia bertugas atau bekerja sebagai Sekretaris Dindikpora Brebes.

“Saya di sini sebagai perwakilan PGRI atau tokoh pendidikan. Secara kebetulan saya tugas di Dindikpora sebagai sekretaris di sana. Ada ruang tersendiri antara di sana (Dindikpora) dan di sini (Dewan Pendidikan),” kata Rojat.

Rojat pun sangat menyoroti permasalahan pendidikan di Brebes, salah satunya marak pungutan atau sumbangan orang tua murid di sekolah, pihaknya akan melakukan pembinaan para komite sekolah. Hal ini agar mereka tidak melanggar aturan, sehingga sekolah merasa nyaman tidak ada masalah.

"Langkah pembinaan akan dilakukan dengan tupoksi Dewan Pendidikan, kami menunggu konsep yang matang bagaimana langkahnya, seperti apa. Karena ini baru dilantik, sehingga kami akan membuat konsep ke arah sana,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Brebes Tri Murdiningsih berharap kepada segenap kepengurusan dewan pendidikan yang dilantik agar bekerja sesuai tupoksi. Sehingga amanah dan tanggung jawab yang diemban bisa berjalan dengan baik.

“Sebagai mitra kami Komisi IV DPRD Brebes, saya harap kinerja kepengurusan Dewan Pendidikan, yang baru ini semakin baik. Karena berbagai persoalan terkait pendidikan menjadi perhatian serius,” pungkasnya.(hid/bay).

Editor: Ahmad Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar