Gelar Seminar Literasi Pedagogi, FKIP UPS Usung Guru Penggerak Di Era Digital

Gelar Seminar Literasi Pedagogi, FKIP UPS Usung Guru Penggerak Di Era Digital Dok Humas

SINARPAGINEWS.COM, TEGAL - Guru merupakan figur sentral, di tangan gurulah terletak kemungkinan berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan belajar mengajar di sekolah.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal Gelar seminar Literasi Pedagogi dengan Tema ” Peran dan peluang guru penggerak dalam penguatan merdeka belajar kampus merdeka di era globalisasi” secara daring, Kamis (2/3/2023).

Kegiatan ini di ikuti oleh 150 pserta mahasiswa dan 25 adalah pemakalah.

 Kegiatan ini di isi oleh pakar pendidikan dan pakar guru penggerak. Pemateri pertama di isi oleh Sri Mulyono M.Pd ( Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Tengah.

 

 Beliau membahas tentang Implementasi ” Merdeka Belajar ” Episode 5 untuk mencetak guru yang berdaya, pemimpin pembelajaran, lompatan bidang pendidikan, kurikulum merdeka belajar dan platform merdeka mengajar, serta konsep pendidikan guru penggerak, mulai dari kepala sekolah, pengajar praktik, fasilitator, instruktur dan pengawas.

 

 Beliau juga mengangkat profil pelajar pancasila mulai dari pengembangan guru melalui kolaborasi mandiri, spiritual dan kode etik. 

 

Sedangkan pemateri kedua Slamet Riyanto S.Pd menjelaskan tentang fungsi guru. Fungsi guru sebagai guru penggerak di dalam kelas sangatlah banyak, yaitu: (1)pendidik; (2) pengajar; (3) pembimbing; (4) pelatih; (5) penasihat; (6) pengelola kelas; (7) demonstrator; (8) korektor; (9) inspirator; (10) informator; (11) organisator; (12) motivator; (13) inisiator; (14) fasiliator; (15) inovator; (16) mediator; dan (17) evaluator.

Secara garis besar ada fungsi guru sebagai administrator dan penggerak belajar. Sebagai penggerak belajar, guru hendaknya dapat melakukan perubahan-perubahan kecil yang dimulai dari ruang kelas tanpa menunggu komando. Dengan begitu, bakal terjadi perubahan yang besar pada dunia pendidikan di Indonesia yakni bergerak maju menatap masa depan.  

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dr Yoga Prihatin, menyampaikan ”Untuk menjadikan guru penggerak di sekolah perlu persamaan persepsi dan langkah bersama. Karena itu seminar ini memberikan wadah untuk berbagi informasi tentang guru penggerak.”

Seminar di lanjutkan dengan pemaparan para pemakah, zoom dibagi menjadi 4 bagian kelompok (breakout room) sesuai dengan prodi masing masing yang sudah ada pemandunya.(hid/fit)

Editor: Ahmad Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar