Siapkan Guru professional di era society 5.0, HMPS BK Gelar seminar Pendidikan

Siapkan Guru professional di era society 5.0, HMPS BK Gelar seminar Pendidikan Dok Humas

SINARPAGINEWS.COM, TEGAL - Banyak tantangan dan perubahan yang harus dilakukan di era society 5.0 ini. Termasuk yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan sebagai gerbang utama dalam mempersiapkan SDM unggul. 

Dalam menghadapi era society 5.0, dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM. Selain pendidikan beberapa elemen dan pemangku kepentingan seperti pemerintah, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan seluruh masyarakat juga turut andil dalam menyambut era society 5.0 mendatang.

Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universita Pancasakti (UPS) Melaksanakan Seminar Pendidikan bertema ” Tantangan Guru dan Pendidikan di Era 5.0”. 

Kegiatan ini dilakukan secara offline di gedung Aula Yayasan Pendidikan Pancasakti, Minggu (12/3/2023). Perserta kegiatan ini kurang lebih 150 dari berbagai mahasiswa FKIP. 

Kegiatan ini di buka langsung oleh wakil dekan 2 FKIP UPS Lely Triana M.Pd. 

Dalam sambutanya beliau menyampaikan, Seminar Pendidikan ini akan menciptakan pendidikan berkualitas sesuai dengan Pendidikan di Era 5.0.

Dalam sambutannya Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Mulyani, M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan Seminar Pendidikan dengan Tema Tantangan Guru dan Pendidikan di Era 5.0 merupakan kegiatan dengan tujuan untuk mempersiapkan calon guru BK yang tanggap terhadap perkembangan pendidikan sesuai dengan perkembangan jaman dan diharapkan mahasiswa setelah mengikuti kegiatan ini mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan bisa diimplementasikan seiring proses karirnya.

Kegiatan ini di isi oleh para pakar bidang pendidikan dan keguruan. Pakar yang pertama dari Dinas Pendidikan Trisari Novianto, S.STP,M.Si, beliau membahas terkait (Korelasi Kurikulum Merdeka Dengan P5). Beliau menyampaikan Sebagai Pendidik di era society 5.0, para guru harus memiliki keterampilan dibidang digital dan berpikir kreatif.  

Beliau menilai di era masyarakat 5.0 (society 5.0) guru dituntut untuk lebih inovatif dan dinamis dalam mengajar di kelas. Oleh karena itu ada tiga hal yang harus dimanfaatkan pendidik di era society 5.0. diantaranya Internet of things pada dunia Pendidikan (IoT), Virtual/Augmented reality dalam dunia pendidikan, Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan untuk mengetahui serta mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran yang dibutuhkan oleh pelajar.

Pemateri Kedua di isi oleh Pakar Pendidikan dan Keguruan Universitas Pancasakti Tegal Dr. Titi Kusrina M.Pd (Pentingnya PPG bagi calon guru).

 Beliau menyampaikan Pendidik juga harus memiliki kecakapan hidup abad 21 yaitu memiliki kemampuan leadership, digital literacy, communication, emotional intelligence, entrepreneurship, global citizenship, team working dan problem solving. Fokus keahlian bidang pendidikan abad 21 saat ini dikenal dengan 4C yang meliputi creativity, critical thinking, communication dan collaboration,” maka dari itu pentingnya mengikuti PPG guna menjadi guru professional dan terciptanya guru sesuai dengan kebutuhan zaman. 

  

Pemateri ke tiga Dinda Ayu Ningrum Amd T ( Personal Branding dan Digital Conten) Beliau lebih kepada menjabarkan terkait Personal seorang guru.(hid/fit).

Editor: A.Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar