Wahjudi Djaja Raih Anugerah Kebudayan Sleman 2023, Dedikasikan untuk Masyarakat Desa

Wahjudi Djaja Raih Anugerah Kebudayan Sleman 2023, Dedikasikan untuk Masyarakat Desa Affan Safani Adham

SINARPAGINEWS.COM, YOGYAKARTA - Pemerintaah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman memberikan penghargaan kepada individu dan lembaga yang telah berkontribusi pada pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan.

Bupati Sleman, Hj. Kustini Sri Purnomo, sampaikan langsung penghargaan tersebut kepada penerima Anugerah Kebudayaan Sleman 2023 di Pendopo Parasamya Sleman, Sabtu (2/12/2023) malam.

Pemberian Anugerah Kebudayaan Sleman 2023 ditandai dengan pemasangan pin emas dan pemberian tanda penghargaan, disaksikan Forkompimda Sleman, Dewan Kebudayaan Kabupaten Sleman, Panewu se-Kabupaten Sleman dan keluarga penerima penghargaan.

Penerima Anugerah Kebudayaan Sleman 2023 adalah Niha Khoirunnisa (anak berprestasi bidang kebudayaan), Wahjudi Djaja (budayawan), Agus Sukina (kreator), Agus Budi Nugroho (pelestari dan pelaku seni), Asih (pelestari dan pelaku warisan budaya), Korem 072/Pamungkas (pengelola bangunan cagar budaya Wisma Kaliurang).

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Drs. Edy Winarta, S.Sn, M.Si, mengatakan, verifikasi dan penilaian dilakukan terhadap usulan bakal calon penerima penghargaan.

Usulan berasal dari kapanewon, organisasi atau kelompok masyarakat kebudayaan dan perorangan. Anugerah Kebudayaan ini diberikan kepada pihak yang berprestasi atau berkontribusi luar biasa. "Sesuai dengan prestasi dan kontribusinya dalam pemajuan kebudayaan di kabupaten Sleman," kata Edy Winarya, yang menjelaskan penjurian dilakukan tim profesional dan berkompeten.

Tim juri terdiri dari tiga kelompok: Kategori Budayawan dan Anak Berprestasi Bidang Kebudayaan (dipimpin Prof. Dr. Suwarno Dwijonagoro, M.Pd), Kategori Pelestari dan Pelaku Tradisi Budaya serta Pelestari dan Pelaku Warisan Budaya (dipimpin Ir. Suyata), Kategori Kreator dan Pelestari atau Pelaku Seni (dipimpin Drs. Untung Waluya).

Wahjudi Djaja, peraih Anugerah Kebudayaan Sleman 2023 untuk Kategori Budayawan, merasa terhormat dan bangga. "Saya juga bersyukur atas amanah tersebut," kata Wahjudi Djaja.

Bagi Wahjudi, Dosen STIE Pariwisata API Yogyakarta, ini sungguh suatu kehormatan besar atas anugerah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.

"Anugerah ini saya persembahkan untuk masyarakat desa yang tiada lelah telah menjaga, menghidupkan dan mengembangkan kebudayaan," papar Wahjudi Djaja.

Ketua Umum Keluarga Alumni Sejarah UGM (KASAGAMA) ini mengakui menjalani perjuangan di bidang kebudayaan adalah naluri yang diterima dari leluhur di Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

Adapun kompetensi Wahjudi di bidang sejarah dan sastra. Sedangkan sehari-hari, Wahjudi bergelut di bidang pariwisata. Dan kolaborasi ketiganya itu telah melahirkan pemahaman yang lebih utuh dan luas tentang kebudayaan.

Menurut Wahjudi, desa harus dilihat secara utuh dengan pendekatan multidimensi. "Pengembangan potensi sebuah desa tidak bisa sporadis, asal-asalan atau satu sisi saja," tandasnya.

Bila hal itu terjadi, lanjut Wahjudi, bisa rusak ekosistem yang ada di desa. "Dengan pendekatan sejarah, geografi, sastra, budaya, adat tradisi dan sebagainya kita bisa lebih mudah mengangkat dan memberdayakan potensi desa," kata Wahjudi Djaja selaku Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY. (Fan)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar