Peran Sistem Informasi dalam Bisnis Digital

Peran Sistem Informasi dalam Bisnis Digital Red Ket. Foto:( Eka Putri Windari Mahasiswa Bisnis Digital FEB UPS)

SINARPAGINEWS.COM, TEGAL - Dalam era bisnis digital yang semakin berkembang pesat, peranan sistem informasi menjadi sangat vital bagi perusahaan. Sistem informasi yang canggih tidak hanya mendukung operasional sehari-hari, tetapi juga menjadi kunci dalam pengambilan keputusan strategis. Teknologi ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola data dengan efisien, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing di pasar global.

Integrasi sistem informasi dengan bisnis digital adalah proses yang sangat penting dalam era digitalisasi saat ini. Sistem informasi yang terintegrasi dengan bisnis digital memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan mengelola informasi secara efektif. Data yang terstruktur dengan baik dapat digunakan untuk melakukan pengambilan keputusan yang tepat waktu dan akurat. Contohnya, dengan sistem informasi yang baik, perusahaan dapat mengintegrasikan setiap informasi dari berbagai departemen serta menawarkan akses yang cepat dan mudah kepada pengambil keputusan ke informasi penting. Dengan menggunakan sistem integrasi, perusahaan dapat melakukan pengoptimalan sumber daya secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, integrasi sistem informasi dengan bisnis digital memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kemampuan dalam analisis data besar dan menganalisis proses independen, sehingga memungkinkan perusahaan untuk menghasilkan, mengembangkan, dan menjual barang dan jasa dengan lebih efektif.

Sistem informasi memainkan peran yang sangat penting dalam manajemen rantai pasok. Berikut adalah beberapa cara di mana sistem informasi membantu dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas rantai pasok:

a). Gathering: Teknologi informasi memungkinkan pengumpulan informasi yang lebih efektif dan efisien, membantu dalam mengurangi risiko bisnis dan menjadi sarana dalam mengelola risiko yang dihadapi;

b). Peningkatan Efisiensi Operasional : Sistem informasi logistik memungkinkan pengotomatiskan proses logistik, mengurangi waktu pemrosesan, dan meningkatkan kualitas layanan pelanggan, serta memantau stok secara real-time untuk menghindari kekurangan atau kelebihan inventaris yang dapat merugikan bisnis.

c). Transparansi dan Visibilitas: Sistem informasi logistik membawa transparansi dan visibilitas ke dalam rantai pasokan, memungkinkan informasi yang akurat dan cepat untuk mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan koordinasi antara semua pihak.

d). Meningkatkan Keputusan: Teknologi informasi dalam Supply Chain Management memungkinkan manajer untuk membuat keputusan yang lebih baik dengan informasi yang lebih akurat dan cepat, memungkinkan mereka untuk mengumpulkan informasi mengenai biaya-biaya pemasok dan membuat keputusan yang lebih optimal untuk keseluruhan rantai pasok.

e). Integrasi: Sistem informasi rantai pasok yang terintegrasi memungkinkan pengintegrasian antara supplier-suplier dengan perusahaan, perusahaan dengan logistik/distribusi dan perusahaan dengan konsumen, membantu dalam meningkatkan efisiensi operasional dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Keamanan sistem informasi yang digunakan dalam bisnis digital tak kalah penting untuk melindungi data dan informasi bisnis yang vital. Keamanan informasi bertujuan untuk melindungi informasi pelanggan, strategi bisnis, dan data sensitif lainnya yang dapat memiliki dampak signifikan jika jatuh ke tangan yang salah.

Dalam bisnis digital, keamanan informasi melibatkan langkah-langkah pencegahan terhadap ancaman cyber, seperti malware, ransomware, dan serangan phishing. Sistem informasi bisnis yang aman harus dapat mengatasi berbagai bentuk serangan ini. Selain itu, keamanan informasi membantu bisnis mematuhi berbagai regulasi terkait privasi dan keamanan data, seperti GDPR atau HIPAA.

Evaluasi keamanan sistem informasi dalam lingkungan bisnis digital menjadi semakin penting seiring dengan peran yang semakin dominan dari teknologi informasi dalam operasi bisnis. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak perusahaan telah mengimplementasikan langkah-langkah keamanan, masih ada kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh penyerang. Oleh karena itu, disarankan untuk mengadopsi pendekatan yang holistik dalam mengelola keamanan sistem informasi, termasuk implementasi tindakan pengamanan tambahan, pelatihan karyawan tentang praktik keamanan IT yang baik, dan pemantauan yang terus-menerus terhadap lingkungan bisnis digital.

Dengan menerapkan strategi mitigasi yang tepat, diharapkan perusahaan dapat mengurangi risiko keamanan dan melindungi aset informasi mereka dalam lingkungan bisnis digital yang semakin kompleks dan rentan terhadap serangan cyber.(***).

PENULIS: EKA PUTRI WINDARI

Mahasiswi Bisnis Digital FEB UPS Tegal

Editor: A.Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar