Kolam Renang Museum Pusaka Nias Makan Korban

Kolam Renang Museum Pusaka Nias Makan Korban Angelius Larosa
SUMUT - Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (07/02/2021) sekitar pukul 10.00 Wib. Salah seorang korban anak An. Eljiren Dermawan Zebua, tempat tanggal lahir 01 Januari 2014, jenis kelamin laki-laki, Agama Kristen Protestan, warga Desa Lasara Idanoi Kecamatan Gido Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Kasubbag Humas Polres Nias diruang kerjanya, Aiptu Yadsen Hulu, menyebutkan, awalnya, Rombongan Gereja GPT IMANUEL Desa Lasara Kecamatan Gido Kabupaten Nias melakukan ibadah kebaktian anak-anak sekolah minggu juga didampingi oleh orangtua serta Pdt. Gereja GPT IMANUEL Andrianus Larosa, disalah satu tempat wisata di Kepulauan Nias tempatnya "Museum Pusaka Nias" yang berada di kelurahan saombo Kota Gunungsitoli. Senin (08/02/2021).
 
Kemudian, setelah ibadah selesai sekitar pukul 12.30 wib dilanjutkan dengan istirahat untuk makan siang dan seluruh anak-anak dalam pengawasan orangtua. ujar Aiptu Yadsen Hulu.
 
Selanjutnya, tiba-tiba salah seorang pengunjung ke Museum Pusaka Nias melihat korban diatas air/laut mengapung sehingga pengunjung berteriak pada semua orang sambil memberikan pertolongan kepada korban tenggelam itu.
 
Pengunjung tersebut langsung evakuasi korban di dalam air laut. Namun korban tidak menyadarkan diri, sehingga keluarga korban bersama rombongan langsung melarikan korban di RSUD Thomson Nias untuk meminta pertolongan medis.
 
Setelah korban tiba di RSUD Thomson Nias diberikan pertolongan medis dengan memasangkan oksigen (O2) Suction dan dilakukan RJP ( Resusitasi Jantung Paru). Namun sekira pukul 13.56 wib korban tidak dapat tertolong hingga di nyatakan meninggal dunia depan para Medis.
 
Dokter menyebutkan, korban diakibatkan meninggal karena terlalu lama tenggelam dan banyak meminum air sehingga tidak dapat tertolong. pungkasnya.
 
Kemudian, korban dibawa kerumah Duka yang bertempat di Desa Lasara Idanoi Kecamatan Gido Kabupaten Nias Sumatera Utara. jelas Hulu.

Editor: Dimas Madia

Bagikan melalui:

Komentar