Tersangka Kasus Pembunuhan Berencana di Jampangkulon Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Pembunuhan Berencana di Jampangkulon Terancam Hukuman Mati Dok SPN Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif beserta jajaran saat memberikan keterangan dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi

SINARPAGINEWS, KAB.SUKABUMI - Merasa kesal selalu ditagih hutang, TRP (24) yang berstatus mahasiswa tega menghabisi nyawa Edi (40) seorang guru honorer di Kecamatan Tegalbuleud Kab. Sukabumi.

Seperti yang dijelaskan Kapolres Resort Sukabumi AKBP M Lukman Syarif, saat melakukan konferensi pers, kasus pembunuhan yang diduga telah direncanakan oleh tersangka TRP (24) di Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi,
dengan korban meninggal dunia Edi (40) seorang guru honorer di Kecamatan Tegalbuleud dan Dariansyah (32), korban yang mengalami luka parah

Lebih jauh AKBP M Lukman Syarif menjelaskan. "Pada Rabu (12/05/2021) sekira pukul 10.00 WIB, tersangka dihubungi Dariansyah, untuk menanyakan hutang piutang tersangka kepada Edi sebesar Rp 63 juta.

“merasa kesal selalu ditagih hutang oleh Korban dan tidak memiliki uang untuk membayar, tersangka TRP lalu diduga berencana untuk membunuh Edi,” jelas M Lukman

Lanjut M Lukman lagi. "berawal, tersangka meminta Edi dan Dariansyah untuk datang ke rumahnya.
Tersangka juga telah menyiapkan amplop berwarna coklat yang berisi segepok kertas dengan tujuan untuk mengelabui korban, seolah-olah dalam amplop coklat tersebut berisi uang untuk membayar hutang kepada korban.

Kedua korban yang ditemani Hidayat (sopir), tiba di rumah tersangka sekira pukul 18.00 WIB, lalu kedua korban masuk ke dalam rumah tersangka, sedangkan Hidayat menunggu di dalam mobil.

Setelah beberapa lama di dalam rumah, TRP akhirnya meminta Dariansyah pergi kerumah orangtua tersangka untuk menanyakan masalah hutang piutangnya terlebih dahulu.

Ketika Dariansyah meninggalkan korban berduaan didalam rumah, tersangka lalu membunuh Edi dengan cara membacok kepala korban menggunakan sebilah golok serta menusuk bagian perut dan dada korban dengan sebilah pisau hingga korban meninggal dunia.

Tidak lama kemudian Dariansyah yang baru kembali dari rumah orang tersangka, kemudian dikejar dan dianiaya oleh tersangka, dengan cara menyabet kepala dan dada korban menggunakan sebilah pedang samurai.

Setelah kejadian tersebut, tersangka melarikan diri ke arah perkebunan sekitar, dan berhasil diamankan oleh Anggota Sat Reskrim Polres Sukabumi pada Jumat (14/05/2021) sekira pukul 14.30 WIB di salah satu warung yang berlokasi di Jalan Lengkong Cijaksa Desa Karanganyar Kecamatan Jampangkulon Kab. Sukabumi.

Tindak pidana pembunuhan berencana dan atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia modus operandinya menggunakan alat 1 buah pedang samurai, 1 buah golok dan 1 buah pisau dapur.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 340 Subsider pasal 338 lebih subsider pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman seberat-beratnya adalah hukuman mati atau seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara,” pungkas Lukman.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar