Sempat Viral Penumpang Marahi Petugas Dipintu Penyekatan Cicurug, Akhirnya Meminta Maaf

Sempat Viral Penumpang Marahi Petugas Dipintu Penyekatan Cicurug, Akhirnya Meminta Maaf

SINAR PAGI NEWS KAB. SUKABUMI - Sempat viral di Media Sosial vidio dua orang penumpang kendaraan roda empat bernomor Polisi/Plat B yang memarahi petugas saat diputar balik di Pos penyekatan terminal Benda Cicurug Kab. Sukabumi pada Sabtu (15/05/2021)

Kedua penumpang bernama RM dan HS, pada Minggu (16/05/2021) mendatangi Mapolres Sukabumi untuk melakukan Klarifikasi sekaligus meminta maaf kepada petugas kepolisian yang sempat dimarahinya tersebut,

Tiba di Mapolres Sukabumi Jalan Sudirman Pelabuhan Ratu Kab. Sukabumi sekira Pukul 17: 00 Wib, Polisi langsung menerima kedatangan keduanya yang bertujuan untuk mengklarifikasi sekaligus meminta maaf.


Dihadapan Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif, keduanya melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada Briptu Fabio Marcelino, petugas yang pada waktu itu dimarahinya.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kami RM dan HS meminta maaf sebesar-besarnya kepada institusi Polri, khususnya kepada Briptu Fabio Marcelino atas perbuatan dan ucapan saya yang tidak pantas terhadapnya, pada saat bertugas di perbatasan Bogor-Sukabumi hari Sabtu, 15 Mei 2021 sekira pukul 10:00 Wib sehingga menyinggung perasaan seluruh anggota kepolisian,” ucap HS dalam klarifikasinya.

HS menyadari, perbuatan yang dilakukannya adalah salah, dan melakukannya secara khilaf, dirinya berharap semoga institusi Polri khususnya Briptu Fabio Marcelino dapat memaafkannya.

Selain itu HS juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dan akan intropeksi diri lagi ke depannya, pungkasnya.

Menanggapi permintaan maaf dari kedua penumpang kendaraan roda empat tersebut, Humas Polres Sukabumi IPDA Aah Saepul Rohmah mengatakan. "Bapak RM dan Ibu HS ini datang ke Mapolres Sukabumi atas inisiatif sendiri, akan melakukan klarifikasi dan juga mengakui kesalahannya tanpa ada tekanan.

“Briptu Fabio Marcelino dan institusi Kepolisian sudah memafkannya, kami juga cukup memahami dan mengerti, pada saat kejadian situasi emosi kedua belah pihak sedang tidak stabil,” pungkasnya.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar